Aksi simpatik dari berbagai elemen termasuk generasi muda untuk mengingatkan pencegahan HIV. (BP/olo)

NEGARA, BALIPOST.com – Kasus HIV di Bali masih tinggi. Khusus di Kabupaten Jembrana, dalam setahun ini masih ditemukan puluhan kasus baru. Data terbaru menunjukkan, Jembrana menempati urutan keenam jumlah kasus HIV tertinggi di Bali.

Dalam tiga tahun terakhir, penemuan kasus baru mencapai rata-rata 80 kasus setiap tahun. Temuan puluhan kasus baru ini menjadi pengingat bahwa penyebaran HIV masih terjadi dan upaya pengendalian harus semakin diperkuat.

Upaya pencegahan dan edukasi digelar menjelang Hari AIDS Sedunia yang diperingati setiap 1 Desember. Momentum tahunan ini sekaligus mengingatkan masyarakat bahwa kasus HIV/AIDS di wilayah tersebut masih terus ditemukan dan memerlukan perhatian serius.

Baca juga:  Sidak RSU Negara, Bupati Minta Disiplin Layani Pasien

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jembrana, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, menekankan peran masyarakat dalam upaya pencegahan HIV. “Hal kecil yang kita lakukan hari ini sangat berarti. Mari menjauhi perilaku berisiko, saling meneguhkan pengetahuan, dan tidak memberikan stigma kepada ODHIV,” tegasnya di sela-sela aksi simpatik di kawasan car free day, Minggu (30/11).

Menurutnya dengan tema nasional “Bersama Hadapi Perubahan: Jaga Keberlanjutan Layanan HIV,” menekankan pentingnya menjaga mutu layanan kesehatan, terutama bagi mereka yang bergantung pada pengobatan dan pendampingan berkelanjutan. Masyarakat diberikan edukasi serta leaflet informasi HIV, selain itu skrining penyakit menular dan tidak menular serta aksi donor darah dipusatkan di Gedung Kesenian Ir. Soekarno.

Baca juga:  Kemenkumham Keluarkan Keputusan Baru untuk Pintu Masuk Perjalanan Luar Negeri

Menurutnya peringatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan HIV, tetapi juga mendorong penghapusan stigma terhadap orang dengan HIV (ODHIV). Selain itu, pemerintah memastikan akses pemeriksaan, pengobatan, dan layanan kesehatan lainnya dapat dijangkau secara setara.

Jembrana berada saat ini di posisi keenam kasus HIV terbanyak di Bali, setelah Denpasar, Badung, Gianyar, Buleleng, dan Tabanan. Dalam tiga tahun terakhir, penemuan kasus baru di Jembrana tercatat rata-rata mencapai 80 kasus per tahun. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Yayasan LAB Kampanyekan Stop Kekerasan Pada Anak

 

 

BAGIKAN