Wisuda dari Sekolah Tangguh Lansia Jembrana di Gedung Ir Soekarno Jembrana. Wujud komitmen daerah Kabupaten Jembrana dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan. (BP/Ist)

NEGARA, BALIPOST.com – Pertama kali digelar, Pemerintah Kabupaten Jembrana melaksanakan wisuda Sekolah Lansia Tangguh Jembrana di Ballroom, Gedung Kesenian Ir. Soekarno, Kamis (5/2).

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat belajar tidak mengenal batas usia, sekaligus wujud komitmen daerah dalam membangun sumber daya manusia yang inklusif dan berkelanjutan.

Wisuda lansia tersebut diikuti ratusan peserta dari lima kecamatan di Jembrana yang telah menyelesaikan program pendidikan nonformal. Prosesi wisuda berlangsung penuh kebahagiaan dan canda tawa, disaksikan oleh keluarga peserta, serta jajaran Pemkab Jembrana.

Baca juga:  Dongkrak PAD, Bupati Kembang Rancang Pengadaan Kapal Cepat Jembrana–Banyuwangi

Turut hadir, Ketua TP PKK Jembrana, Ny. Ani Setiawarini dan Kepala Perwakilan BKKBN Provonsi Bali, Ni Luh Gede Sukardiasih.

Bupati Kembang Hartawan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi kepada para lansia yang telah menunjukkan semangat belajar luar biasa.

Menurutnya, wisuda lansia ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol ketekunan, kegigihan, dan kemauan untuk terus berkembang di usia senja.

“Para lansia hari ini telah membuktikan bahwa belajar adalah proses sepanjang hayat. Ini menjadi inspirasi, tidak hanya bagi sesama lansia, tetapi juga bagi generasi muda agar tidak mudah menyerah dalam menuntut ilmu,” tegas Bupati Kembang.

Baca juga:  Jimmy Sidharta Digeser Jadi Kadis PUPR.

Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terus mendorong program pendidikan nonformal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, termasuk bagi kelompok lansia. Dengan pendidikan, para lansia diharapkan tetap aktif, produktif, dan memiliki kepercayaan diri dalam kehidupan sosial.

Kepala Dinas PMD- PPAPPKB, Ni Kade Ari Sugianti menyampaikan bahwa program wisuda lansia ini dirancang untuk memberikan ruang belajar yang ramah dan sesuai dengan kebutuhan peserta, mulai dari pendidikan dasar, literasi, hingga penguatan keterampilan hidup.

Baca juga:  Dukung Upaya Pelestarian Penyu, Bupati Kembang Apresiasi Program TJSL PT PLN Persero

“Total angkatan pertama ini, sebanyak 150 lansia yang diwisuda. Masing-masing kecamatan sebanyak 30 lansia. Ke depan, program serupa akan diperluas agar dapat menjangkau lebih banyak lansia di seluruh wilayah Jembrana,” ucapnya.

Pelaksanaan wisuda lansia pertama ini pun mendapat respons positif dari keluarga. Selain menjadi momen membanggakan bagi para peserta dan keluarga, kegiatan ini dinilai mampu mengubah cara pandang terhadap lansia, dari kelompok yang pasif menjadi pribadi yang tetap berdaya dan inspiratif. (Adv/balipost)

 

BAGIKAN