
AMLAPURA, BALIPOST.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem sejak sembilan tahun terakhir tidak pernah pengadaan buku untuk koleksi atau arsip. Rencananya, tahun ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan akan membuat proposal untuk grouping buku ke Perpustakaan nasional pusat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Karangasem I Nyoman Sudiatmika mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki, untuk pengadaan buku terakhir kali menggunakan APBD Karangasem terjadi sembilan tahun silam. Setelah tahun 2017, dinas tersebut belum dapat menganggarkan di belanja daerah. “Kami menunggu grouping dari pusat,” ujarnya.
Sudiatmika mengatakan, pada tahun 2025 lalu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Karangasem tidak menerima buku baru dari pusat. Hal tersebut dikarenakan, terjadinya keterlambatan dalam mengajukan proposal, sehingga mempengaruhi pengadaan buku baru.
“Saya di sini bulan Oktober 2025. Dan tahun tahun ini kami sedang membuat proposal ke pusat supaya mendapat grouping buku,” katanya.
Dia menjelaskan, untuk menambah minat baca di kalangan anak-anak sekolah, pihaknya juga mengaku telah mengadakan perpustakaan keliling yang menyasar sekolah-sekolah yang ada di Karangasem. “Ada empat mobil yang keliling setiap hari,” jelasnya. (Eka Parananda/balipost)










