Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kubutambahan memicu bencana jebolnya senderan rumah di Banjar Dinas Sangker, Desa Mengening, Kamis (22/1) pagi. (BP/Istimewa)

SINGARAJA, BALIPOST.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Kubutambahan memicu bencana jebolnya senderan rumah di Banjar Dinas Sangker, Desa Mengening, Kamis (22/1) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan tiga motor milik warga tertimbun reruntuhan.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan, bencana dipicu tingginya curah hujan yang terjadi sejak Rabu (21/1) sore.

“Berdasarkan laporan yang diterima, hujan deras terjadi sejak kemarin sore. Akibat intensitas hujan yang cukup tinggi, senderan rumah di Banjar Dinas Sangker mengalami kerusakan hingga jebol,” ungkap Yohana.

Baca juga:  Hingga Akhir 2026, Pusat akan Bangun 5 Pemecah Ombak di Sepanjang Pantai Kuta

Akibat kejadian itu, senderan rumah dengan ukuran kurang lebih 3 x 18 meter roboh dan menimpa bangunan garasi berukuran sekitar 5 x 3 meter. Di dalam garasi tersebut terdapat tiga unit sepeda motor milik warga setempat, sehingga ikut tertimbun material.

Pemilik bangunan diketahui bernama Made Krada (68), seorang petani yang tinggal di Banjar Dinas Sangker, Desa Mengening. Kerugian akibat peristiwa ini diperkirakan mencapai Rp55 juta.

Baca juga:  Akhirnya, Hasil Tes Swab Puluhan Warga Bondalem dan Julah Keluar

“Beruntung dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Namun kerugian material cukup signifikan karena senderan rumah roboh dan menimpa garasi beserta kendaraan yang berada di dalamnya,” tambahnya. (Nyoman Yudha/balipost)

 

BAGIKAN