Petugas BPBD melakukan pendataan di Pebuahan dampak gelombang tinggi, beberapa warga mengungsi, Jumat (29/8). (BP/istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – Gelombang tinggi akibat cuaca buruk kembali melanda pesisir Jembrana. Sejak Rabu (27/8) hingga Kamis (28/8) ombak besar merusak lima rumah warga di Banjar Pebuahan, Desa Banyubiru, Kecamatan Negara.

Dua kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi karena rumah mereka tak lagi layak dihuni.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengatakan timnya telah melakukan kaji cepat di lokasi. Dari hasil pendataan awal, kerusakan lima rumah tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Baca juga:  Bupati Karangasem Tanggapi Viralnya Foto Bule Turunkan Celana di Puncak Gunung Agung

“Untuk mencegah kerusakan lebih parah, kami membutuhkan alat berat untuk menata dan menumpuk batu-batu besar. Langkah ini penting agar gelombang tinggi tidak langsung menghantam rumah warga,” jelas Agus, Jumat (29/8).

Selain melakukan pendataan, BPBD juga meminta perhatian bersama dari berbagai pihak guna membantu masyarakat terdampak. “Kami berharap penanganan segera dilakukan agar warga lebih merasa aman menghadapi kondisi cuaca ekstrem ini,” tambahnya. (Surya Dharma/balipost)

Baca juga:  Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Dua Bandara Terdampak
BAGIKAN