Rombongan pansus aset DPRD Tabanan tiba di Disperindag Tabanan. (BP/bit)

TABANAN, BALIPOST.com – Anggota Pokja Aset Pansus VI DPRD Tabanan, Senin (2/3), melakukan kunjungan kerja ke Disperindag Tabanan. Rencananya mereka datang untuk mengumpulkan data aset yang dikelola OPD bersangkutan.

Sayangnya, Kepala Disperindag I Gusti Arya Wardana justru tidak ada di tempat, dengan alasan tengah ada tugas lapangan di Kecamatan Pupuan. Rombongan dewan diterima Sekretaris Disperindag I Ketut Suarsana didampingi sejumlah staf.

Persoalan ini pun membuat anggota dewan geram. Rombongan Pansus Aset tiba di kantor Disperindag pukul 10.30 Wita. Rombongan dewan terdiri dari Gusti Komang Wastana, Gusti Nyoman Omardani, Wayan Eddy Nugraha Giri, Gusti Ngurah Mayun dan Putu Yuni Widyadnyani.

Baca juga:  Menengok Klaster Usaha Binaan BRI, Manfaatkan Hama Eceng Gondok Jadi Anyaman Bernilai Tinggi

Mereka kecewa karena Kepala Disperindag tidak ada di tempat. Padahal kegiatan ini sudah terencana. Dewan juga memerlukan data dan penjelasan secara menyeluruh tentang aset Disperindag guna menggali potensi yang bisa dikembangkan ke depan. “Kedatangan kami hanya ingin mengumpulkan data terkait aset yang dikelola oleh Disperindag, termasuk juga ada beberapa aset yang terdaftarnya di OPD lain tapi dikelola oleh Disperindag,” kata Koordinator Pokja Aset Gusti Nyoman Omardani.

Baca juga:  Difasilitasi KPU Bali, Dana Iklan Kampanye Calon DPD Bali Capai Rp 2,1 Miliar

Dewan menggelar kunjungan kerja ini lantaran dalam rapat kerja belum lama ini Pansus menemukan ada beberapa persoalan seperti adanya aset milik OPD lain tapi dikelola oleh Disperindag.

Kekecewaan juga dilontarkan oleh Gusti Komang Wastana. Dia menyatakan, Disperindag terlihat tidak siap dan tidak serius dalam menggali potensi yang dimiliki. “Sekarang yang kami lihat, data masih amburadul. Harusnya sudah ada teknologi sudah ada sistem IT bukan manual,” terangnya. (Puspawati/balipost)

Baca juga:  Tak Bisa Diselamatkan, Dek Kapal Rescue Bantuan BNPB Dihapus dari Aset BPBD Buleleng
BAGIKAN