Ketut Suwandi. (BP/Nel)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bali telah meloloskan 261 atlet dari 28 cabor yang merebut tiket ke PON Papua. Pelaksanaan PON Papua sedianya dihelat pada 20 Oktober mendatang. Akan tetapi, PB PON, Menpora serta KONI Pusat sepakat memutuskan hajatan multievent empat tahunan antarprovinsi se-Indonesia, digelar di Bumi Cendrawasih pada 20 Oktober sampai dengan 2 November 2021 mendatang.

Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, usai memimpin rapat terbatas di KONI Bali, Selasa (28/4) menyatakan, meskipun PON ditunda tahun depan, tetapi pelaksanaan Pelatda tetap digulirkan. “Jadi, saya minta kepada pelatih tetap memberikan program latihan kepada atlet asuhannya. Sedangkan atlet tetap berlatih di rumah masing-masing,” ujar Suwandi.

Ia menyebutkan, berdasarkan data atlet Bali baik entry by name maupun entry by number, Bali meloloskan 261 atlet. Suwandi tidak mau berandai-andai sampai kapan wabah corona berakhir, tetapi dirinya lebih menekankan kegiatan olahraga menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah. “Kami mengakui pandemi covid-19 ini merupakan bencana atau musibah yang mendunia. Kami pun tidak berani berandai-andai, mengingat agenda olahraga tahun depan Porprov Bali, PON, SEA Games serta Olimpiade,” papar dia.

Baca juga:  Tenis Meja Berharap Dipertandingkan di PON

Pada bagian lain, Binpres KONI Bali Nyoman Yamadhiputra mengemukakan, ke-261 atlet yang lolos itu berdasarkan pendaftaran tahap pertama, yang berakhir 19 April lalu. Selanjutnya, KONI Bali menunggu tim keabsahan PON berapa jumlah atlet Bali yang merebut tiket PON. Soalnya, ada peraturan yang membatasi usia atlet, apakah tahun depan masih bisa tampil. “Selain itu, kami juga melakukan promosi dan degradasi, guna menentukan atlet yang dikirim berlaga di PON Papua,” ungkap dia. (Daniel Fajry/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.