Kenshi Bali embu beregu yang menyabet emas. (BP/Istimewa)

JAYAPURA, BALIPOST.com – Kontingen Bali mengirimkan bebarapa cabor ke PON XX Papua 2021, 2-15 Oktober. Akan tetapi, tercatat empat cabor yang pulang tanpa membawa medali, yakni voli pantai, wushu, tenis lapangan, dan binaraga.

Karena itu, Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi, di Jayapura, Minggu (10/10) mengingatkan, supaya para atlet Bali berjuang maksimal demi kepingan emas guna mewujudkan obsesi meraup 30 emas. “Untuk sementara, kami mengumpulkan 16 emas, 14 perak, dan 20 perunggu,” sebut Suwandi.

Baca juga:  Pelatda PON Berubah Jangka Panjang

Tambang emas masih tetap diharapkan dari cabor silat, kempo, karate, tembak, renang, tarung derajat, dan cabor lainnya.

Ia justru tak mengira cabor bulu tangkis beregu putri dan sepak takraw putri yang meraih perunggu. Beberapa cabor juga menyumbang perak seperti basket putri 5 on 5, kroser IGN Diva Ismayana, di kelas Special Engiene (SE) 250 CC perorangan, serta biliar.

Dia mengakui, justru perolehan pundi-pundi emas, sangat mendongkrak posisi Bali. Medali emas telah dipersembahkan kempo, dari nomor embu beregu, yang menurunkan si kembar, Varis dan Naris, Rudi Sihaloho, dan Walter Raul yang meraih poin 272, disusul Kaltim (267), dan NTT. (Daniel Fajry/balipost)

Baca juga:  PON Diklaim Bukti Keberhasilan Selenggarakan Kegiatan Besar Saat Pandemi
BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA *