Anggota DPRD Bali melakukan sidak ke Pelabuhan Gilimanuk pada Kamis (16/4) dinihari. (BP/Istimewa)

NEGARA, BALIPOST.com – DPRD Provinsi Bali sidak ke Pelabuhan Gilimanuk, Kamis (16/4) dinihari. Sidak yang dipimpin langsung Ketua DPRD Bali, Nyoman Adi Wiryatama ini mengecek protap pemeriksaan orang dan kendaraan yang masuk Bali.

Dewan mendapati masih belum disiplinnya penerapan social distancing dan pemakaian masker oleh setiap orang yang masuk ke Bali. Selain itu di sisi petugas yang melakukan pemeriksaan kendaraan dan orang masih minim Alat Pelindung Diri (APD).

Sidak sengaja dilakukan pada waktu dinihari untuk memastikan protap dijalankan setiap saat. Pengecekan dimulai dari saat penumpang turun dari bus, ketersediaan tempat cuci tangan dan pemeriksaan suhu tubuh dan pemeriksaan KTP.

Saat terjadi antrean pemeriksaan, Dewan mendapati masih belum disiplin menerapkan social distancing. Antrean nampak berjubel dan banyak penumpang yang tidak mengenakan masker.

Melihat kondisi itu, DPRD Bali yang sidak juga menyerahkan bantuan 100 msker ke petugas agar diberikan kepada penumpang. Wakil Ketua Komisi III DPRD Bali, Diah Srikandi melihat masih belum maksimalnya pemeriksaan dari penumpang turun bus hingga pemeriksaan KTP.

Baca juga:  Dua Pertiga Kematian Akibat COVID-19 Terjadi di Eropa

Bahkan beberapa petugas yang memeriksa tidak dilengkapi APD. Begitu halnya di meja periksa KTP kondisinya tidak terang saat malam hari. “Beberapa kendaran barang juga tidak dilengkapi dengan surat jalan,” tandasnya.

Terkait pemeriksaan KTP di Pos Terpadu, dari keterangan koordinator jaga para petugas saat ini pun masih bingung karena pemeriksaan di Pos KTP ini dilakukan gabungan dengan Satgas Covid-19.  Dalam satu shift petugas gabungan terdiri dari 14 orang dari berbagai instansi terkait.

Dalam 24 jam dibagi menjadi tiga shift. “Kami apresiasi petugas sudah melakukan pemeriksaan dan kami harapkan mereka juga dilengkapi APD. Kami juga telah berkoordinasi ke Satgas COVID-19 Jembrana hasil sidak dan kami minta untuk lebih memperketat pemeriksaan. Pelabuhan Gilimanuk harus one gate. Agar pengaturan lebih terarah tidak crowded (padat) seperti sekarang ini. Nanti akan menjadi masukan kami ke pusat,” terang Diah Srikandi.

Selain ke pintu masuk di Gilimanuk, DPRD Bali juga melakukan sidak ke pintu-pintu masuk Bali lainnya seperti Bandara dan Pelabuhan Padangbai. (Surya Dharma/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.