Pasar Amlapura Barat rampung dikerjakan. (BP/nan)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Berbagai langkah terus dilakukan Pemerintah Karangasem untuk mencegah penyebaran COVID-19 khususnya di Karangasem. Seperti yang dilakukan Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag).

Untuk mencegah kerumunan warga, Disperindag bekerjasama dengan perusahaan ojek online lokal di Karangasem alias Karangasem Ojek Online (KJEK). Dengan langkah ini, kini masyarakat bisa berbelanja kebutuhan pokok lewat online tanpa harus datang ke pasar.

Kepala Disperindag Karangasem I Wayan Sutrisna, Kamis (2/4) mengungkapkan, pihaknya telah menjalin kemitraan dengan perusahaan ojek online lokal di Karangasem alias Karangasem Ojek Online (KJEK). Kata dia, upaya itu dilakukan sebagai langkah untuk mencegah terjadinya kerumunan sebagai upaya mencegah penyebaran virus COVID-19.

“Kita ingin mengurangi kerumuman di pasar tradisional untuk mencegah COVID-19. Ibu-ibu bisa memesan barang yang diinginkan melalui aplikasi ojek online melalui telepon,” ucapnya.

Sutrisna menambahkan, dalam kerjasama dengan Karangasem Ojek Online (KJEK), ada tiga pasar tradisional yang diajak kerjasama yakni, Pasar Amlapura Barat, Amlapura Timur, dan Pasar Subagan (Karangsokong). Selain bekerjasama dengan beberapa pasar rakyat, masyarakat juga bisa memesan makanan di beberapa gerai dan toko modern yang ada di Karangasem. “Masyarakat bisa berbelanja secara online. Tanpa harus pergi ke pasar lagi. Mereka atau konsumen tinggal menerima pesanan di rumah,” katanya.

Baca juga:  Buka Celah KKN, Bupati Suwirta Nilai Pembentukan PD Pasar Tak Perlu

Pendiri KJEK Ida Bagus Putu Budiantara, mengatakan, setelah adanya kersajama dengan Disperindang, pihaknya telah melakukan pendataan para pedagang yang berjualan di tiga pasar itu. “Jika data sudah masuk, masyatakat mudah memilih pedagang yang telah terdaftar di sistem,” katanya.

Budiantara menambahkan, untuk memesan barang, maka masyarakat tinggal membuka aplikasi yang telah diunduh lalu memilih ikon menu pemesanan makanan. Karena di dalam telah tercantum pilihan menu termasuk pasar tradisional. (Eka Parananda/balipost)

BAGIKAN