Tangkapan layar situs Gianyar Tanggap COVID-19 yang menyajikan data terbaru terkait jumlah kasus dan penanganannya. (BP/kmb)

GIANYAR, BALIPOST.com – Dua warga Gianyar sudah diperbolehkan pulang karena hasil tes COVID-19 yang kedua menunjukkan hasil negatif. Jumlah status orang dalam pemantauan (ODP) juga menurun signifikan.

Dari data, sebanyak 727 warga Gianyar berstatus ODP COVID-19 pada Rabu (1/4). Namun sehari sesudahnya, yakni Kamis (2/4) malam hingga Jumat (3/4) pagi, jumlahnya turun menjadi 212 orang, yakni 202 di Gianyar dan 10 lagi di luar wilayah.

Kondisi ini, menurut Ketua Satgas COVID-19 Gianyar, I Made Gede Wisnu Wijaya, Jumat (3/4) dikarenakan proses isolasi mandiri yang dilakukan warga tersebut, hingga batas yang ditentukan, tidak menunjukan gejala sakit. “Ini karena proses isolasi mandiri sudah melebihi 14 hari dan tidak menunjukan gejala atau keluhan gangguan kesehatan,” tegasnya.

Berdasarkan data yang ada, saat ini terdapat 202 warga yang masih berstatus ODP. Rinciannya sebanyak 174 laki-laki dan 38 perempuan.

Dikatakan selama ini warga Gianyar yang berstatus ODP mau diedukasi dengan melakukan isolasi mandiri secara disiplin sesuai petunjuk petugas kesehatan. Disinggung terkait rapid test atau swab tes untuk warga yang berstatus ODP, Wisnu Wijaya yang juga Sekda Gianyar ini mengatakan hal itu tidak dilakukan secara keseluruhan. “Kalau dalam 14 hari ada menunjukan gejala gangguan kesehatan yang mengarah ke COVID-19 baru kita tingkatkan ke PDP dan dilakukan test,” katanya.

Baca juga:  Gubernur Bentuk Satgas Penanggulangan COVID-19

Wisnu Wijaya juga mengakui jatah rapid test di Kabupaten Gianyar sangat terbatas. Dikatakan saat ini pihaknya akan memprioritaskan rapid test untuk tenaga kesehatan. “Karena rapid test yang kita dapatkan terbatas, untuk pelaksanaan kita prioritaskan tenaga kesehatan,” katanya.

Sementara untuk pasien dalam pengawasan (PDP) yang selama ini ditangani, 15 diantaranya sudah keluar hasil tes dan dinyatakan negatif COVID-19. Kini PDP masih berjumlah 4 orang dan menunggu hasil tes. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN