Wisatawan berjalan di sekitar tumpukan sampah kiriman di salah satu pantai di Kabupaten Badung. (BP/Istimewa)

MANGUPURA, BALIPOST.com – Penanganan sampah kiriman di sejumlah pantai bentangan barat dan selatan Kabupaten Badung telah dilakukan sejak sepekan lalu. Namun rupanya penanganan hingga kini belum tuntas.

Sampai sekarang, masih banyak tumpukan sampah di pantai dan belum diangkut petugas berwenang. Hal ini diakui Koordinator Deteksi Evakuasi Sampah Laut (Desalut) DLHK Badung, Made Gede Dwipayana saat dikonfirmasi, Jumat (13/3).

Ia mengatakan, petugas masih terus menangani sampah kiriman tersebut. Sejak adanya sampah kiriman di sejumlah pantai di Kabupaten Badung, pihaknya tidak tinggal diam.

Penanganan awal, sampah dikumpulkan di STO. Setelah terkumpul, baru diangkut menggunakan truk dan dibawa ke TPA Suwung.

“Belum semuanya diangkut sampai sekarang. Petugas masih terus bekerja di lapangan. Meski kelihatan sedikit lambat, itu karena banyaknya sampah kiriman dan terjadi di sejumlah titik,” katanya.

Baca juga:  Ini, Permintaan DLHK Badung dalam Pengerjaan Proyek Underpass Ngurah Rai

Dwipayana menerangkan, pengangkutan sampah ini dilakukan secara bertahap. Hampir setiap hari sampah-sampah tersebut diangkut dengan volume 30 sampai 35 truk. “Untuk kemarin saja, ada 35 truk. Sampah itu dingkut dari Pantai Jerman. Hari ini kita fokuskan lagi di Pantai Jerman. Yang jelas kita tuntaskan satu-satu. Kita juga terkendala kekuatan di lapangan,” terangnya. (Pramana Wijaya/balipost)