Sekda Provinsi Bali (kiri) dan Kadiskes Bali saat jumpa pers terkait pasien COVID-19. (BP/edi)

DENPASAR, BALIPOST.com – Sekretaris Daerah Provinsi Bali, Dewa Made Indra membenarkan bahwa WNA yang meninggal di RSUP Sanglah adalah pasien pengawasan COVID-19. Jadi protap penanganannya juga disesuaikan.

Menurut Dewa Made Indra, hasil tes lab dari pasien WNA ini belum diterima dari Jakarta pada Selasa (10/3). “Karena ini meninggal, maka tadi Dinas Kesehatan Provinsi Bali mengontak Jakarta. Ternyata tadi, kami mendapat penjelasan pasien yang meninggal masuk dalam penjelasan kemarin masuk kasus No. 25 positif COVID-19,” ujarnya.

Namun, ia mengatakan belum menerima informasinya kemarin. Tapi meskipun belum terima hasil lab, ia mengutarakan bahwa penanganan jenazah disesuaikan protap penanganan jenazah penyakit menular.  (Yudi Karnaedi/Rindra Devita/balipost)