Kondisi jalan menuju Banjar Peneng, Desa Mekar Sari, Baturiti, yang tergerus akibat longsor pascahujan deras, Jumat (21/2) lalu. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Kondisi jalan menuju Banjar Peneng, Desa Mekar Sari, Kecamatan Baturiti, masih mengkhawatirkan pascalongsor pada Sabtu (22/2) lalu. Perbaikan jalan desa tersebut masih menunggu keputusan anggaran bantuan dari BPBD Tabanan di amping penyiapan anggaran dana desa tahun 2021.

Perbekel Desa Mekar Sari, I Made Darsana, mengaku sudah melaporkan dan mengajukan usulan untuk mendapatkan bantuan dari BPBD Tabanan. “Tinggal menunggu keputusan BPBD bagaimana hasilnya, di samping dari dana desa. Hanya, tidak bisa dilakukan tahun ini, lantaran penggunaan dana desa tahun 2020 anggarannya sudah diposting untuk program lainnya,” terangnya, Rabu (26/2).

Menurutnya, longsornya jalan menuju Banjar Peneng selebar tiga meter itu bisa bertambah lantaran musim hujan dan lalu lintas kendaraan yang melintas di lokasi tersebut cukup padat. “Mobil kecil masih bisa melintas. Ngeri juga karena anak-anak kerap ngebut bawa motor,” ujarnya.

Baca juga:  Bangunan Serobot RMJ, Peringatan Pembongkaran Tak Digubris

Untuk sementara, pihak desa hanya bisa memasang tanda atau papan peringatan agar pengendara berhati-hati saat melintas, karena ketinggian jalan sekitar 8 meter dan tempat pembuangan air yang makin dalam. (Dewi Puspawati/balipost)