DENPASAR, BALIPOST.com – Jajaran PGRI Bali, Sabtu ( 11/1) menggelar Konferensi Provinsi (Konprov) masa bakti 2020-2024. Di Konprov kali ini juga diisi agenda penting yakni pemilihan ketua PGRI yang baru.

Hingga Sabtu siang agenda konprov masih membahas pertanggungjawaban pengurus dimisioner. Sekalipun demikian bursa pemilihan calon ketua sudah mulai memanas.

Menurut peserta konprov, dari 101 kandidat, hanya dua kandidat yang berpeluang menang. Yakni calon yang diajukan PGRI Kota Denpasar, Komang Artha Saputra dan Rektor IKIP PGRI Bali, Made Suarta.

Ketua PGRI Bali, Dr. Gede Wenten Aryasuda meminta Konrov yang diadakan lima tahun sekali ini jangan dijadikan ajang memecah belah PGRI. Melainkan membuat PGRI Bali makin kuat, berkelanjutan dan demokratis.

Baca juga:  Pilkada Serentak 2018, Tren Kenaikan Calon dari TNI dan Polri Naik

Ketua Umum PB PGRI Pusat, Prof. Dr. Unifah Rosyidi justru memuji kinerja PGRI Bali selama dipimpin Gede Wenten Aryasuda. Selama ini dia melakukan koordinasi dengan PGRI seluruh Indonesia, PGRI Bali banyak memberi sumbangan pikiran bagi PB PGRI.

Ini artinya, kata Unifah, PGRI Bali bisa dijadikan acuan ke depan. Pengurus baru nanti harus memiliki standar paling tidak sama dengan Gede Wenten Aryasuda.

Makanya dia menilai proses pemilihan ketua PGRI Bali kian strategis. Untuk itu ia minta pilihlah kader terbaik agar bisa berbicara di tingkat nasional. (Sueca/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.