Ilustrasi pelajar SMP saat pulang sekolah. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Generasi muda sebagai harapan penerus bangsa setidaknya harus menjauhi tiga hal. Yakni, minuman keras (miras), narkoba, dan seks bebas.

Pasalnya, ketiga hal tersebut kerap membawa dampak negatif dan penyakit-penyakit sosial di masyarakat. “Salah satunya, sering muncul kasus-kasus kriminal sebagai dampak dari konsumsi minuman keras,” ujar Plt. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih saat menyampaikan hasil FGD Partai Golkar Bali tentang Pembangunan di Provinsi Bali Tahun 2019 di kantor DPD Partai Golkar Bali, belum lama ini.

Pria yang akrab disapa Demer ini melihat peredaran narkoba kini juga marak dari perkotaan hingga pedesaan. Kemudian kasus-kasus HIV/AIDS yang muncul akibat seks bebas sudah seperti fenomena gunung es. Sebab, antara data yang muncul di permukaan dengan fakta yang terjadi di masyarakat terkait korban penyakit HIV/AIDS diperkirakan jauh lebih besar.

Baca juga:  Pementasan Tari Gambuh Kedisan Ditengah Sulitnya Mencari Generasi Penerus

“Aparat terkait agar mengambil langkah tegas untuk menindak pihak-pihak yang bertindak sebagai pengedar narkoba tanpa pandang bulu,” tegas Anggota DPR RI ini.

Selain itu, lanjut Demer, perlu lebih ditingkatkan langkah-langkah pencegahan, pembinaan dan pendidikan seks di kalangan remaja melalui pelibatan desa adat, sekolah, organisasi kemasyarakatan dan pihak-pihak terkait lainnya.

“Perlu juga meningkatkan edukasi di kalangan generasi muda dan penindakan dengan tegas tindak kriminal yang diakibatkan oleh konsumsi minuman keras,” pungkasnya. (Rindra Devita/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.