Penandatanganan MOU kerjasama Institut Teknologi Bandung dengan Bupati Gianyar. Made Mahayastra di Kampus ITB, Kawasan Dago, Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/10) siang. (BP/Istimewa)

GIANYAR, BALIPOST.com – Bupati Gianyar I Made Mahayastra terus bergerak untuk mewujudkan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang representatif di Desa Temesi, Gianyar, berbasis teknologi modern. Guna mematangkan program tersebut, Bupati Gianyar menggandeng para ahli dari ITB (Institut Teknologi Bandung).

Bupati menandatangani MoU (memorandum of unfestanding) atau nota kesepahaman dengan Rektor ITB Prof Dr Ir Kadarsah Suryadi DEA di Kampus ITB, Kawasan Dago, Bandung, Jawa Barat, Kamis (24/10) siang. Penandatanganan MoU Nomor : 044/24/KS/BK.Tapem/X/2019 dan Nomor : 056/11.A/DN/2019, disaksikan jajaran rektorat ITB, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar Drs Wayan Kujus Pawitra SSos MAP, asisten administrasi umum Wayan Sudamia, Kabag Umum Gusti Bagus Adi Widya Utama dan jajaran DLH Gianyar.

Ruang lingkup MoU sebagaimana tercantaum pada pasal 3 MoU, yakni bidang penelitian, pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat khususnya bidang persampahan, penyediaan tenaga pengajar atau tenaga ahli, pengembangan kapasitas SDM, dan bidang lainnya. MoU tersebut ditindaklanjuti dengan pejanjian kerjasama antara OPD, dalam hal ini, Kepala DLH Wayan Kujus Pawitra dengan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan ITB.

Ruang lingkup kerjasama tersebut sebagaimana tertuang dalam pasal 3, menyangkut penyusunan tahapan revitalisasi TPA Temesi, meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan publik di bidang persampahan, dan peningkatan kapasitas SDM di bidang persampahan. Pihak ITB melaksanakan kegiatan penyusuan tahapan revitalisasi TPA Temesi, memberikan strategi dan managemen pengelolaaan sampah dengan teknologi terbarukan kepada Pemkab Gianyar.

Baca juga:  Meningkat Signifikan, Jumlah Naker Asing di Gianyar

Usai penandanganan MoU tersebut, Kepala DLH Gianyar Wayan Kujus Pawitra mengakui, Pemkab Gianyar di bawah kepemimpinan Bupati Made Mahayastra terus bergerak dan sangat serius untuk merevitalisasi TPA Temesi agar menjadi TPA modern di Bali. Guna mewujudkan misi ini, Bupati mempercayakan pihak ITB untuk merancang revitalisasi TPA Temesi yang keberadaannya makin over load. “Target, tahun 2021, revitalisasi TPA ini terwujud sesuai desain garapan pihak ITB,” jelasnya.

Bupati Gianyar, Made Mahayastra menyatakan Kabupaten Gianyar sangat tergantung pada sektor pariwisata, dan pada zaman sekarang ini isu-isu lingkungan sangat berpengaruh terhadap wisatawan yang berkunjung ke Gianyar. “TPA temesi sebagai tempat pertama yang saya kunjungi saat menjabat sebagai Bupati, karena masalah sampah menjadi prioritas kami untuk menjaga sektor-sektor lain yang semuanya sangat tergantung pada pariwisata, baik di perdagangan, industri, dan lain-lain,” katanya. (Adv/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.