DENPASAR, BALIPOST.com – Pada Jumat (30/8), sebuah ​artikel tentang super marina pertama di Bali, “Diamond Sanur,” diterbitkan di www.balipost.com. Proyek ini pun menarik perhatian dan menjadi buah bibir.

Diperkirakan lebih dari 435.000 orang mengetahui tentang proyek ini, lebih dari 42.000 memberikan likes dan 2.700 komentar diberikan di jejaring sosial Facebook dan Instagram. Hampir 80 persen komentar yang diberikan menyambut positif proyek ini. Sekitar 20 persen lainnya masih mempertanyakan dan memberikan saran untuk proyek ini.

Meski diklaim memiliki peluang positif bagi perekonomian Bali dan Sanur khususnya, namun masih banyak pertanyaan dan komitmen yang mesti dijawab oleh PT. Diamond Sanur. Balipost Online berkesempatan mewawancarai Humas PT Vishnu Investment Group (Perusahaan yang menaungi PT. Diamond Sanur), Alex Putra, tentang proyek itu pada Kamis (5/9).

Berikut sejumlah pertanyaan dari netizen terkait proyek ini dan jawaban dari manajemen Vishnu Investment Group yang disajikan dengan pola tanya dan jawab.

Tanya (T) : Mungkin bisa diceritakan lagi sedikit tentang perusahaan dan proyek ini?

Jawab (J) : Kami adalah perusahaan yang merupakan bagian dari holding Bali Investment Trust dan terlibat dalam pengembangan proyek Diamond Sanur. Untuk proyek ini kami bukan hanya ingin membangun sebuah Marina namun juga siap dalam membantu visi dari pemerintahan President Jokowi yang berkeinginan untuk bisa membangun 100 Marina baru sampai 2024. Kami juga siap untuk membangun 3 Marina lagi di Bali Utara agar di Pulau Bali nantinya bisa dilakukan tur keliling Bali dengan Kapal Yacht, seperti yang sedang populer di eropa.

Persiapan proyek ini kami sudah menghabiskan waktu sekitar 2 tahun, dari tahap persiapan sampai perhitungan akan ekologi. Proyek kami mendapat dukungan dari sejumlah kementerian di Jakarta sebagai bagian dari forum bisnis internasional.

T : Total komentar yang masuk terkait pertanyaan ini mencapai ​174 komentar, yaitu orang lokal tidak akan diizinkan masuk ke dalam fasilitas Diamond Sanur karena itu hanya untuk orang asing. Apa jawaban terkait komentar ini?

​Jawab (J) : Bagi kami tidak ada perbedaan antara penduduk setempat atau wisatawan. Proyek kami adalah tempat terbuka, ​semua orang dapat mengunjunginya tanpa kecuali.

Setiap orang dapat bertamasya secara bebas dan gratis di sepanjang kawasan beachwalk terpanjang di Asia dan juga mengunjungi tempat parkir kapal pesiar (marina) terbesar di Asia Tenggara. Di kawasan beachwalk nantinya akan dilengkapi dengan toko-toko untuk kerajinan tradisional dan pasar ikan, buah, dan sayuran terbesar untuk turis.

T : Sebanyak 156 komentar mengkhawatirkan akan adanya penebangan pohon bakau karena pembangunan proyek ini, bagaimana penjelasan terkait kekhawatiran ini?

J : Pertama-tama, hutan bakau adalah bagian dari proyek kami, jadi tugas kami tidak hanya mencegah pengurangan jumlah mereka, tetapi juga untuk meningkatkannya. Karena itu, kami akan melakukan penilaian lingkungan dengan perusahaan internasional “Bellona Nature” dan kami memiliki pendapat ahli bahwa proyek kami tidak akan mengganggu pasokan air laut di hutan bakau.

Kami juga siap berkomitmen untuk memelihara hutan bakau di area proyek. Dan sebagai alternatif, kami siap untuk membantu menanam tambahan 50 hektare pohon bakau.

 

T : Terdapat​ 121 komentar yang menanyakan apakah proyek ini adalah proyek reklamasi yang nantinya akan merusak lingkungan?

J : ​Coba sama-sama kita lihat, apa sih arti dari reklamasi sebenarnya? Reklamasi ​adalah kegiatan yang dilakukan oleh orang dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan cara pengurugan, pengeringan lahan atau drainase. Seperti yang kita tahu sepanjang sejarah Bali reklamasi akan berdampak negatif jika dilakukan untuk membangun pulau baru.

Baca juga:  Ini Sasaran Investasi Pariwisata Arab Saudi

Kami tidak berencana untuk melakukan ini, karena bagian utama dari proyek akan menggunakan panton apung secara konkret. Untuk beachwalk, kita akan gunakan lempengan beton dengan tiang penguat sebagai penahan dan di sini kami ingin tegaskan bahwa kami selalu membuka diri untuk berdialog dengan siapa pun perihal cara terbaik untuk bisa mewujudkan Marina Diamond Sanur yang bisa bermanfaat bagi semua pihak dan juga melestarikan keasrian alam Bali.

Agar yacht bisa lewat dan tidak membentur dasar laut, kita berencana melakukan pendalaman sedikit dan nantinya pasir yang kita ambil dari dasar laut untuk pendalaman akan kami pindah ke bagian kanan proyek. Nantinya, akan digunakan untuk satu-satunya lapangan olahraga untuk kejuaraan dunia jenis olahraga air dan tempat konser terbesar di Bali dan Asia dengan panggung mengapung.

Sebuah studi “Bellona Nature” juga menegaskan bahwa itu tidak akan membahayakan lingkungan.

T : 62 komentar mempertanyakan apakah orang lokal akan dipekerjakan?

J : ​Fokus utama dari proyek ini adalah bahwa sebagian besar pekerjaan akan diciptakan untuk penduduk lokal, terutama penduduk Sanur. Dan bagi mereka yang kurang memiliki kualifikasi yang memadai untuk bekerja, kami akan mencoba membantu dengan membangun tempat pelatihan untuk nakhoda dan pelatihan teknis untuk montir kapal.

T : Sebanyak 29 komentar merasa jika pelatihan yang akan digelar ini nantinya berbayar dan harganya tidak sesuai kemampuan ekonomi masyarakat lokal. Bagaimana komentar terkait hal ini?

J : ​Untuk orang-orang yang akan bekerja di proyek kami, pelatihan akan diadakan secara gratis. Adalah kepentingan kami untuk mempersiapkan personel yang berkualifikasi yang akan memungkinkan fasilitas berfungsi dengan baik dan menjadi nomor 1 di Indonesia.

T : 11 komentar menyatakan bahwa investor hanya menginginkan profit belaka dari proyek ini. Tanggapannya terkait hal ini?

J : Jika anda perhatikan secara seksama di ​website proyek kami, akan terlihat bahwa proyek ini bertujuan untuk menjadikan Sanur tujuan wisata terkemuka dan memberikan dorongan baru untuk pengembangan pariwisata di Bali. Dan secara langsung ini akan secara signifikan meningkatkan standar hidup penduduk lokal.

Diantaranya, hingga 2000 pekerjaan baru dengan bayaran tinggi akan diciptakan, yang akan memungkinkan masyarakat lokal untuk bisa bisa bekerja dan membantu membangun daerahnya sendiri. Dalam kata lain anak-anak muda Sanur tidak perlu lagi pergi bekerja di daerah lain di luar pulau Bali.

Juga proyek ini diharapkan bisa ​menjadi dorongan untuk pengembangan​ sport tourism​ dan tourism​ event, yang ​akan menarik wisatawan dari seluruh dunia. Wisatawan akan datang ke kejuaraan olahraga dunia, festival, karnaval dan konser dengan bintang berkelas dunia.

Otomatis, tingkat hunian villa dan hotel akan meningkat hingga 100 persen dan pembangunan yang baru akan dimulai.

Selain itu, pelatihan untuk profesi yang dibutuhkan saat ini kepada penduduk lokal dan anak-anak mereka, diharapkan membuat mereka menjadi ahli di bidang pekerjaan yang dibutuhkan dan dibayar tinggi di seluruh dunia. Begitu pula dorongan untuk pengembangan perikanan dan pertanian.

T : Bagaimana masyarakat lokal dapat menerima informasi terkini tentang kemajuan proyek dan mengajukan pertanyaan tentang proyek ini?

J : Di situs ​web​ proyek, masyarakat bisa mendapatkan semua informasi tentang proyek tersebut, mengungkapkan pendapat mereka secara anonim, dan menulis pesan kepada pemimpin proyek ini. Di jejaring sosial ​Facebook ​dan ​Instagram​, masyarakat dapat mengikuti berita dan kemajuan proyek. (Adv/balipost)

18 KOMENTAR

  1. As an expat who’s been living in Indonesia and Sanur for a long time, i see that Indonesia needs more investments to make this country better, i hope the locals will have more benefits with this projects. Anyway it sounds as a great advantage for Sanur people – a lot of vacancies will open and hope Sanur will get rid of dirty places as now it is veeeeery dirty.

  2. Wah ini bagus banget sih, jadi object wisata indonesia jadi ada fasilitas yang lebih bagus. Saya sih setuju aja, karena bisa menarik wisatawan juga, dan kedepannya saya harap lebih banyak lagi proyek-proyek seperti ini di indonesia.

  3. Projek nya bagus dan udah ada penanggulangan nya tentang penebangan pohon jadi ga masalah,bahkan bisa membuat pendapatan pajak Indonesia meningkat,dan bisa menjadi tempat wisata favorit mancanegara 😍

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.