IHSG
Ilustrasi. (BP/dok)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Pemkab Karangasem sedang mengejar target PAD (Pendapatan Asli Daerah) yang tahun ini dipasang sebesar Rp 276,3 miliar. Sejumlah pos pendapatan memiliki progress capaian yang baik.

Namun, khusus untuk sumber pendapatan dari Pos Pendapatan Retribusi Daerah, capaiannya paling rendah, hanya 22,45 persen, sesuai data hasil retribusi daerah pada kurun waktu triwulan kedua. Sesuai dengan data yang diperoleh dari BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Karangasem, pada triwulan kedua, untuk Pos Pendapatan Retribusi Daerah, baru tercatat tercapai sebesar Rp 5,8 miliar, dari target tahun ini sebesar Rp 26,2 miliar.

Tidak hanya dari Pos Pendapatan Retribusi Daerah, sumber lainnya dari Pos Pendapatan Pajak Daerah, juga masih cukup rendah. Dari target yang dirancang tahun ini mencapai Rp 149,1 miliar, sejauh ini baru tercapai Rp 42,8 miliar atau baru 28,73 persen.

Sementara pos pendapatan lainnya, seperti Pendapatan Hasil Pengelolan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan, capaiannya cukup menggembirakan. Dari target sebesar Rp 11,05 miliar, pada triwulan kedua ini sudah tercapai sebesar Rp 10,4 miliar atau 94,4 persen.

Baca juga:  Gali Potensi PAD, Badung Cari Celah Pajaki OTA

Demikian juga untuk pos pendapatan pada Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang Sah, sudah tercapai sebesar Rp 57,9 persen, atau Rp 52,1 miliar dari target sebesar Rp 89,9 miliar. Sehingga, total PAD yang sudah terealisasi pada triwulan kedua ini sebesar 40,2 persen atau sebesar Rp 111,3 miliar.

Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Karangasem, Made Sujana Erawan, belum lama ini, mengakui rincian capaian pendapatan tersebut pada triwulan kedua ini. Tetapi, dia enggan menjelaskan lebih jauh mengenai lambatnya progress capaian dua pos pendapatan yang nilainya masih rendah, khususnya pada pos pendapatan retribusi daerah dan pos pendapatan pajak daerah itu. “Yang kurang-kurang kami segera maksimalkan,” ujarnya Sujana yang kini merangkap sebagai Plh. Sekda Karangasem ini. (Bagiarta/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.