Gubernur Bali Wayan Koster dan Nyonya Putri Suastini Koster foto bersama dengan Kajati Bali yang baru Idianto SH MH dan mantan Kajati Bali Amir Yanto masing-masing bersama istri. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Gubernur Bali Wayan Koster mengharapkan sinergi yang tetap kuat ke depannya antara pimpinan lembaga di Bali, untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif. “Karena Bali adalah kawasan wisata dunia (ibaratnya) sebuah jarum jatuh pun di Bali bisa menjadi berita di tingkat nasional bahkan internasional,” kata Gubernur Koster dalam sambutannya di acara Pisah-Sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bali yang dihelat di Gedung Kerta Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (10/7) malam.

Gubernur Koster melanjutkan, situasi keamanan menjadi hal yang mutlak diperlukan agar Bali bisa tetap eksis di kancah pariwisata internasional. “Masyarakat Bali sebagian besar penghidupannya berasal dari pariwisata, untuk itu kita punya tugas untuk menjaga budaya yang ada sebagai modal, sesuai dengan visi kami ‘Nangun Sat Kerthi Loka Bali’. Terima kasih kepada Bapak Kapolda, Bapak Pangdam, Kajati dan segenap masyarakat yang selama ini turut serta menjaga situasi kondusif,” ujar Koster yang Ketua DPD PDI Perjuangan Bali.

Koster lalu mencontohkan gelaran akbar pertemuan IMF-Bank Dunia yang berlangsung sukses dan mendapat apresiasi tinggi dari negara-negara peserta. “Bahkan jadi role model untuk gelaran selanjutnya,’” puji pria kelahiran Sembiran Kabupaten Buleleng ini.

Khusus untuk pejabat Kajati yang baru, Koster mengajak untuk turut serta mendukung usaha menjaga Bali, budaya dan alamnya. “Tentu juga untuk arahan-arahan dan bimbingan terutama terkait bidang hukum,” ujarnya. “Bisa ditanyakan kepada Bapak Kapolda, bagaimana cara kita berkomunikasi terus-menerus bahkan hingga larut malam,” kelakar Gubernur Koster.

Baca juga:  Penutupan Toko Tiongkok

Menyambut ajakan Gubernur Koster, Kajati Bali yang baru Idianto, S.H., M.H. mengaku akan banyak belajar agar bisa diterima dengan baik di Bali. “Janganlah ‘tertipu’ dengan wajah saya yang kesannya sangar, sesungguhnya hati saya lembut dan harum, layaknya durian tembaga,” tutur Idianto disambut tawa hadirin.

Sementara itu, mantan Kajati Bali Amir Yanto yang akan melanjutkan kiprahnya sebagai Direktur Pertimbangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejakgung) mengaku banyak suka yang didapatkan selama menjabat Kajati Bali. “Karena Bali adalah daerah yang istimewa, yang selalu rukun dan damai,” pujinya.

Dalam acara yang ditandai penyerahan cinderamata itu dihadiri pula Kapolda Bali Irjen Pol. Petrus Reinhard Golose beserta istri, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Bali Ida Bagus Djagra, Bupati Karangasem Ayu Mas Sumatri, Bupati Gianyar Made Agus Mahayastra, Bupati Bangli Made Gianyar dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Bali.

Selanjutnya hadir pula Wakil Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra, Wakil Bupati Gianyar A.A. Gde Mayun, Sekda Provinsi Bali Dewa Made Indra, Sekda Badung Wayan Adi Arnawa serta jajaran OPD Provinsi Bali serta sejumlah tokoh masyarakat.

Sebelum acara berakhir, Ny. Putri Suastini Koster yang dikenal sebagai seniman multitalenta mempersembahkan sebuah puisi berjudul ‘’Drupadi’’ yang mampu menghipnotis para undangan yang hadir. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.