Causa Iman Karana (kiri) menjelaskan tentang kinerja perekonomian Bali. (BP/may)

DENPASAR, BALIPOST.com – Bank Indonesia Kantor Perwakilan (KPw) Provinsi Bali mencatat penukaran uang kecil (UPK) Rp 14,3 miliar. Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.

Kepala BI KPw Bali Causa Iman Karana mengatakan, penukaran uang selama ramadan dan Idul Fitri mengalami peningkatan yang cukup besar tahun ini. Kegiatan penukaran uang ini memang kegiatan rutin sehingga dipersiapkan BI mempersiapkannya dengan baik.

Pada saat momen Lebaran 2019, jumlah penukaran nominal uang kecil di bawah Rp 20.000 mencapai Rp 14,3 miliar, lebih tinggi dari rata–rata penukaran bulanan. Apabila dibandingkan tahun lalu, jumlah penukaran ini juga lebih tinggi.

Tahun lalu pada bulan yang sama (Mei) jumlah penukaran hanya mencapai Rp 9,5 miliar. “Kita amati dari Januari sampai Mei 2019 rata–rata penukaran sekitar Rp 11 miliar. Namun khusus pada Mei mencapai Rp 14,3 miliar,” ujarnya.

Baca juga:  Jelang Lebaran, Distan Awasi Pemotongan Hewan

Peningkatan penukaran UPK ini dikatakan tidak akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi Bali mengingat penukaran dilakukan untuk Lebaran yang notabene lebih banyak di luar Bali. “Jumlahnya kecil, hanya Rp 14,3 miliar jika dibandingkan dengan skala ekonomi Bali. Selain itu juga dikompensasi dengan orang–orang yang ke Bali yang lebih besar lagi,” tandasnya.

Peningkatan ini mengindikasikan bahwa animo masyarakat masih tinggi menggunakan uang baru menjelang hari keagamaan untuk dibagikan pada sanak saudara. Peningkatan ini juga bisa mengindikasikan terjadi peningkatan pendapatan.

Penukaran uang itu dilakukan dengan mobil kas keliling Bank Indonesia maupun penukaran di tempat umum yaitu di Lapangan Renon bekerjasama dengan beberapa bank serta memanfaatkan loket–loket perbankan. Ada 52 bank dan lebih dari 160 loket yang dilibatkan dalam giat penukaran ini.

Diakui kegiatan ini berjalan dengan baik dan dalam evaluasi akan diteruskan untuk tahun berikutnya. (Citta Maya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.