Sejumlan penumpang menyusuri dermaga saat turun dari boat penyeberangan di Pelabuhan Sanur, Denpasar. Jumlah penyeberang yang melalui pelabuhan ini pada liburan Nyepi dan Idul Fitri 2026 mengalami peningkatan.(BP/eka)

DENPASAR, BALIPOST.com – Libur panjang Nyepi dan Lebaran atau Idul Fitri 2026 berdampak pada aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Sanur, baik menuju Nusa Penida ataupun Nusa Lembongan. Kenaikan jumlah penumpang per harinya mencapai 30 hingg 50 persen dibandingkan hari-hari biasa.

Kepala Wilayah Kerja Syahbandar Sanur, Warsita saat dikonfirmasi, Selasa (24/3) mengatakan, berdasarkan catatan, lonjakan jumlah penumpang mulai terlihat pada 20 Maret 2026 dengan jumlah 5.972 orang. Kemudian keberangkatan tertinggi terjadi pada 21 Maret 2026 sebanyak 6.963 penumpang.

“Kalau hari biasa berkisar 3.000 sampai maksimalnya 4.000. Ada peningkatan penumpang harian 30 sampai 50 persen,” ungkapnya.

Baca juga:  Polisi Pantau Rumah Ditinggal Mudik

Sedangkan jumlah kapal per harinya sebanyak 80 sampai 85 unit kapal. Dan masing-masing kapal bisa melakukan pergerakan hingga tiga kali dalam sehari.

Dikatakannya, sejak 13 Maret 2026 atau H-8 Idul Fitri hingga 23 Maret 2026, tercatat 46.990 penumpang menyeberang dari Pelabuhan Sanur Denpasar menuju Nusa Penida maupun Lembongan. Sementara jumlah keberangkatan kapal dari Pelabuhan Sanur sebanyak 766 kapal.

Sementara per 24 Maret 2026 pukul 09.00 Wita, jumlah penumpang yang menyeberang sebanyak 3.292 dengan 37 keberangkatan kapal. Sehingga jika ditotal, sebanyak 50.282 orang menyeberang dari Pelabuhan Sanur sejak 13 Maret hingga 24 Maret pukul 09.00 Wita.

Baca juga:  Momen Lebaran, Badung Awasi Barang Kedaluwarsa

Warsita menambahkan, jika dibandingkan dengan Idul Fitri 2025 lalu, jumlah penumpang mengalami sedikit peningkatan. Dari data, pada tahun 2025, jumlah pergerakan penumpang menuju Nusa Penida dan Nusa Lembongan sebanyak 45.225 orang. Meski begitu, jumlah pergerakan kapal masih lebih banyak tahun lalu yakni 804 kali.

Warsita menyebut, selama Lebaran ini, tak ada gangguan penyeberangan, termasuk cuaca juga mendukung. “Beda dengan Nataru kemarin yang kadang cuaca agak tidak mendukung. Kalau sekarang cuaca mendukung dan penyeberangan aman-aman saja,” paparnya.

Baca juga:  Evakuasi Penumpang Lakalantas di Sumedang, Total Korban 66 Orang dengan 27 Meninggal

Selain di Pelabuhan Sanur, 13 hingga 23 Maret 2026, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Benoa sebanyak 3.959 dengan jumlah kapal 26. Lalu di Pelabuhan Serangan 5.793 penumpang dengan 212 kapal.

Dan di Tanjung Benoa sebanyak 1.027 orang dengan 61 kapal. Jika dilihat dari akumulasi total penyeberangan di Pelabuhan Sanur, Tanjung Benoa, hingga Serangan, jumlah penumpang tahun 2026 ini mengalami penurunan. Total untuk semua pelabuhan tersebut tahun 2026 ini sebanyak 57.770 sedangkan tahun 2025 lalu sebanyak 58.450 atau menurun 1,16 persen. (Widiastuti/balipost)

BAGIKAN