BRSU
Antrian pasien di Poliklinik BRSU Tabanan. (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Cuti bersama dalam rangka hari raya Lebaran yaitu Senin (3/6) hingga Jumat (7/6) tidak berpengaruh pada layanan kesehatan di Tabanan. Contohnya BRSU.

Rumah sakit ini tetap membuka layanan selama cuti bersama. “Hanya tanggal merah saat libur Lebaran layanan poliklinik tutup. Sementara IRD tetap membuka layanan,” ujar Direktur BRSU Tabanan, dr. Nyoman Susila, Kamis (30/5).

Ia melanjutkan, meski poliklinik libur pada Rabu (5/6) dan Kamis (7/6), masyarakat masih bisa melakukan pendaftaran online. ‘”Layanan daftar online masih bisa dilakukan meski tanggal merah. Karena pasien dilayani dua hari setelah mendaftar,” jelas Susila.

Sementara untuk pasien cuci darah, jadwalnya tetap dilaksanakan meski libur Lebaran sehingga tidak ada pengaturan jadwal kembali. Hanya untuk pasien rawat jalan yang memiliki jadwal periksa saat Poliklinik tutup diarahkan untuk menjadwal ulang pemeriksaannya usai libur Lebaran.

Selain BRSU, layanan kesehatan yang buka selama cuti bersama adalah puskesmas  di Tabanan. Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr. Nyoman Suratmika, mengatakan pihaknya telah memberikan surat edaran kepada masing-masing Puskesmas untuk tetap membuka layanan selama cuti bersama. “Layanan Poliklinik libur saat tanggal 5 Juni dan 6 Juni. Namun diluar itu tetap buka,” ujar Suratmika.

Baca juga:  2017, Pendapatan Operasional Garuda Naik 8,1 Persen

Sementara untuk Puskesmas yang berstatus rawat inap, lanjut dia pada tanggal lima dan enam Juni tersebut tetap buka menerima pasien terutama bagian IRD nya. Hal ini juga berlaku untuk RS Nyitdah. “Karenanya masyarakat tidak usah khawatir. Sebab meski cuti bersama cukup panjang, namun layanan kesehatan tetap buka. Hanya poliklinik saja yang tutup selama dua hari selama  libur Lebaran,” ujar Suratmika.

Pihaknya juga sudah siap dengan tenaga SDM baik medis dan nonmedis. Bahkan untuk ketersediaan obat dan bahan habis pakai akan tetap aman sepanjang cuti bersama.

Sebab, biasanya dalam menyambut Lebaran, beberapa distributor obat maupun habis pakai ikut libur. “Kalau soal ketersediaan obat dan bahan habis pakai tidak usah dikhawatirkan. Sebab, pihak Dinkes melakukan pemesanan obat untuk kebutuhan satu tahun. Jadi tidak dilakukan saat dekat-dekat lebaran. Sehingga aman,” jelasnya.

Ia juga menambahkan Dinas Kesehatan mengirimkan satu tim kesehatan untuk berjaga dan memberikan layanan kesehatan di Posko Mudik yang berlokasi di Desa Selabih. Posko tersebut merupakan tim gabungan yang dikomandoi oleh Polres Tabanan. (Wira Sanjiwani/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.