Suasana rapat pleno penetapan rekapitulasi suara Pemilu 2019 di Jembrana. (BP/kmb)

NEGARA, BALIPOST.com – Tiga dari 333 orang Calon Legislatif (caleg) DPRD Kabupaten di Jembrana tercatat hanya menorehkan satu suara. Selain itu banyak caleg DPRD Kabupaten yang meraih suara personal di bawah lima suara.

Sebagian besar merupakan caleg perempuan. Dari pantauan data hasil resmi pleno KPU Jembrana, Senin (6/5), suara paling kecil yang dibukukan caleg DPRD Kabupaten adalah 1 suara. Ada tiga orang caleg berbeda daerah pemilihan dan parpol yang menorehkan hanya 1 suara itu.

Mereka dari dapil Melaya caleg nomor urut 7 dari Partai nomor 10, dapil Jembrana caleg nomor urut 4 partai nomor 13 dan dapil Pekutatan caleg nomor urut 3 dari partai nomor urut 9. Selain itu juga ada sejumlah caleg yang hanya memperoleh dua hingga lima suara saja.

Uniknya hampir sebagian caleg minim suara itu merupakan caleg perempuan. Di sisi lain, suara personal terbanyak juga ditorehkan caleg perempuan. Ni Made Sri Sutharmi (PDI Perjuangan) dapil Mendoyo berhasil meraup suara hingga 7.335 suara. Disusul Dewa Putu Mertayasa (PDI Perjuangan) dapil Negara dengan jumlah suara personal 6.112 suara. Di posisi ketiga, caleg PDI Perjuangan dapil Jembrana Ida Bagus Susrama meraih 4.533 suara.

Baca juga:  Tinggalkan Kotak-kotak, Ini Atribut Baru Pengusung Jokowi

Secara keseluruhan, untuk suara DPRD Kabupaten PDI Perjuangan mendominasi dengan hasil suara 86.833 suara. Berlanjut Golkar yang berhasil meraup 19.569 suara, disusul Gerindra 18.144 suara.

Sementara itu Demokrat mengumpulkan suara 16.235 suara. Dari komposisi jumlah suara terbanyak ini, dipastikan empat partai politik ini menguasai kursi di DPRD Kabupaten Jembrana. PDI Perjuangan mendominasi menguasai lebih dari separuh total kursi DPRD. PDI Perjuangan dan Golkar bila dibandingkan dengan pemilu legislatif periode sebelumnya mengalami peningkatan jumlah suara.

Sementara itu dari pelaksanaan pleno tingkat Kabupaten kemarin berjalan lancar. Dalam pleno tersebut belum menentukan nama-nama caleg yang akan lolos menduduki kursi DPRD Kabupaten. Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Gede Tangkas Sudiantara menyatakan dalam pleno belum menetapkan calon terpilih. Menurutnya setelah penetapan di tingkat pusat, baru akan diketahui nama-nama yang terpilih mengisi kursi. (Surya Dharma/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.