DENPASAR, BALIPOST.com – Kebakaran terjadi di Jalan Buana Raya Gang Buana Dwipa, Denpasar Barat (Denbar), tepatnya belakang Kantor Tupperware, Minggu (28/4). Empat bedeng dilalap si jago merah saat beberapa penghuninya tidur.

“Memang kejadiannya pagi yaitu sekitar pukul 07.30 Wita. Penghuninya sebagian sudah beraktivitas dan yang lainnya masih tidur,” kata Kapolsek Denbar AKP Johannes Nainggolan.

Empat unit rumah tinggal tersebut, kata Kapolsek Johannes, berupa bangunan berdinding triplek dan bambu, beratapkan seng dan lantai beton. Selain itu juga terbakar dua unit sepeda motor, alat-alat elektronik, alat rumahtangga dan surat-surat penting lainnya.

Bedeng tersebut masing-masing ditempati Ayu Siswati (posisi di timur laut), Juhairiah (posisi di barat laut), Riri (posisi di tenggara), Suoriyanto ( posisi di utara antara Juhairiah dengan Ayu Siswati menghadap ke utara). Keterangan Riri (54) asal Malang, saat itu dia sedang tidur dan terbangun karena mendengar suara teriakan kebakaran.

Baca juga:  Rai Mantra Menang di TPS Pastika

Riri langsung ke luar dan melihat rumah paling ujung barat terbakar. Dengan cepat kemudian api menjalar ke seluruh bangunan, termasuk bangunan miliknya hingga ludes.

Hal sama juga disampaikan Supriyanto (41). Saat dia lagi tidur, dikagetkan suara teriakan kebakaran dan dia langsung keluar rumah. Ternyata api berkobar sangat besar dan melalap seluruh bangunan.

Api juga membakar 7 buah AC, 3 buah blower, 6 buah kaca jendela yang berada di sebelah utara bangunan lantai 2 menempel pada tembok milik Tupperware. Sekitar pukul 09.00 Wita, api sudah dapat dipadamkan dengan mengerahkan 5 unit PMK Kota Denpasar. “Kebakaran ini diduga akibat korsleting listrik, sesuai keterangan saksi Juhairiah. Selain dipakai tempat tinggal, bedeng tersebut juga digunakan tempat barang rongsokan. Belum diketahui kerugian yang dialami para korban,” ungkap mantan Kapolsek Kuta Utara ini. (Kerta Negara/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.