NEGARA, BALIPOST.com – Remaja Jembrana kembali menunjukkan kemampuannya. Setelah tiga kali berturut-turut lolos mewakili Bali ke tingkat nasional, kali ini salah seorang remaja Jembrana, I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata (16) berhasil lolos dalam seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.

Remaja kelahiran 15 Maret 2003 ini lolos menjadi petugas pengibaran bendera saat peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI ke 74 di Istana Merdeka Jakarta. I Gusti Agung Bagus Kade Sanggra Wira Adhinata merupakan anak desa asal Banjar Tegak Gede, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo.

Bagus Kade yang dihubungi lewat ponselnya mengaku sempat tidak percaya mengetahui namanya masuk dalam tiga orang yang lulus test patohir ke tingkat nasional. “Saya sempat tarung bebas dengan peserta dari Bangli. Saya merasa tidak percaya,” ujar alumni SMP Negeri 1 Negara tahun 2018 ini.

Putra pasangan I Gusti Agung Komang Sunarta, pemangku Pura Taman Beji Dhang Kahyangan Rambut Siwi dengan Luh Putu Sunadi, bidan UPT Puskesmas I Pekutatan ini mengaku sempat down saat mengikuti seleksi. Menurutnya setelah test hari pertama (kesehatan dan psikologi), di test hari kedua (wawancara, pengetahuan umum, seni budaya, dan baris berbaris) dia sempat down, karena peserta yang lain dia lihat memiliki kemampuan lebih.

Baca juga:  Rabu 5 September, Koster Ace Dilantik di Istana

Namun pembina dan kakak-kakak Purna Paskib terus memotivasinya hingga dia kembali yakin untuk ikut tes di hari ketiga (fisik dan pantohir). Sebelum pengumuman dia hanya yakin akan masuk sebagai Paskib Provinsi atau cadangan ke nasional.

Kelulusan siswa peraih juara umum II di sekolahnya ini tidak hanya sebuah keberuntungan. Berbagai persiapan sebelumnya telah dilakukannya bersama 10 orang peserta seleksi lainnya.

Menurutnya kalau seleksi memang sudah siap, 12 hari sebelum seleksi di provinsi, jadi mereka sudah latihan. Latihan fisik rutin dilakukan di Stadion Pecangakan.

Mereka sering diuji kuat tidaknya mental. Mereka juga dilatih pengetahuan umum. “Semuanya tidak sia-sia,” ujar penggemar oleh raga bulu tangkis dan pelajaran matematika ini.

Anak kedua dari dua bersuara ini mengatakan dengan dukungan keluarga dia berharap bisa membawa nama baik Jembrana dan Bali ke tingkat nasional. “Saya akan berusaha maksimal. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik,” katanya. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.