Ilustrasi tabrakan beruntun. (BP/dok)

NEGARA, BALIPOST.com – Kecelakaan terjadi Sabtu (16/2) di Jalan Denpasar-Gilimanuk KM 105-106 Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana. Kecelakaan ini beruntun yang menyebabkan sejumlah kendaraan rusat.

Sebuah truk DK 9654 WI yang dikemudikan Edi Susianta (34) dari Sangkaragung, Jembrana bertabrakan sepeda motor DK 5116 ZO yang dikendarai I Komang Suarbawa (44) dari Lingkungan Kebon Kelurahan Baler Bale Agung, Negara, kemudian mobil DK 1711 XD yang dikemudikan Putu Wartama (42) dari Dauh Waru, Jembrana dengan penumpang Gede Arta Negara (46).

Dari informasi kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 08.30 Wita itu berawal dari sepeda motor DK 5116 ZO yang dikendarai I Komang Suarbawa, melaju dari arah barat di depan truk DK 9654 WI. Tiba di kilometer 106 wilayah Desa Tuwed, Melaya, tiba-tiba ada seekor anjing yang menyeberang jalan dari arah selatan.

Lantaran anjing itu menyeberang tiba-tiba, Suarbawa yang sudah mengerem tidak bisa menghindar dan anjing itu ditabrak.
Kemudian setelah menabrak anjing, sepeda motor yang dikendarai Suarbawa itu tidak terjatuh.

Namun karena truk DK 9654 WI yang memuat pasir jaraknya sangat dekat akhirnya menabrak sepeda motor yang dikendarai Suarbawa sehingga dia terjatuh.
Kemudian setelah menabrak sepeda motor itu, I Putu Susianta, sopir truk DK 9654 WI banting setir ke kanan agar tidak melindas sepeda motor yang terjatuh.

Baca juga:  Bus Malam Adu Jangkrik, Tiga Tewas, Belasan Luka-luka

Namun, truk bermuatan pasir itu justru menabrak mobil DK 1711 XD yang datang dan berhenti di jalur kanan. Akibat ditabrak truk yang sarat muatan itu, mobil AVP yang dikemudikan I Putu Wartama, mundur sehingga menabrak mobil pick up P 8022 V yang dikemudikan Zainul Atamimik (23), asal dusun Cungkingan, Badean, Kabat, Banyuwangi.

Akibat tabrakan itu keempat kendaraan ringsek, dan I Gede Arta Negara penumpang mobil mengalami luka-luka pada dahi. Lengan kirinya diperkirakan patah.

Kasat Lantas Polres Jembrana AKP Yoga Widiatmoko mengatakan korban luka-luka dilarikan ke RSU Negara. Tabrakan beruntun itu terjadi diduga karena sopir truk bermuatan pasir terlalu dekat dengan sepeda motor sehingga saat motor itu mengerem karena ada anjing menyeberang ditabrak dari belakang. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.