Nyoman Budana. (BP/san)

TABANAN, BALIPOST.com – Tabanan memiliki lahan pertanian yang paling luas di Bali. Tidak hanya tanaman pangan, Tabanan juga banyak memiliki tanaman perkebunan dan hortikultura. Selain beras merah cendana yang menjadi varietas unggulannya, Tabanan memiliki banyak varietas unggulan lain seperti sayur gondo dan buah durian kunyit. Kedua varietas ini sedang dalam proses pendaftaran sebagai varietas unggulan asal Tabanan di Kementerian Pertanian.

Menurut Kepala Dinas Pertanian Tabanan, Nyoman Budana, Selasa (6/11), saat ini setidaknya ada tiga jenis varietas yang sedang dalam proses pendaftaran sebagai varietas unggulan khas Tabanan, yaitu durian Kunyit dan durian Galeng yang merupakan produk Pupuan serta sayur Gondo asal Tabanan.

Tiga varietas ini didaftarkan menjadi produk unggulan kas Tabanan sebagai penegasan jika varietas memang berasal dari Tabanan sehingga tidak diklaim daerah atau negara lain. Dalam proses pendaftaran pihak Dinas Pertanian Tabanan menggandeng BPTP (Balai Pengkajian Teknologi Pertanian) Propinsi Bali. “Proses untuk didaftarakan menjadi varietas  unggulan melalui BPTP Propinsi Bali. Mereka menentukan layak atau tidaknya,” jelas Budana.

Baca juga:  10 Ribu Pendukung akan Antar KBS-Ace Mendaftar

Tiga varietas yang didaftarakan ini tidak tanpa alasan. Untuk durian Kunyit misalnya. Varietas ini hanya ditemukan di Pupuan. selain rasa dan tekstur dan warna buahnya yang kuning seperti kunyit, kelebihan durian kunyit ini adalah tahan terhadap hujan. Jika durian lain  bunga dan buahnya cepat rontok jika musim hujan, maka lain halnya dengan durian kunyit yang buah maupun bunganya tidak cepat rontok meski diterpa hujan. Sementara Gondo Tabanan rasanya berbeda dengan sayur gondo yang ditanam di daerah lain.

Jika sudah terdaftarkan menjadi varietas unggulan dari Tabanan tentu diharapkan akan ada pengembangan varietas ini nantinya seperti halnya beras merah cendana yang saat ini sedang dikembangkan untuk ditemukan varietas baru yang lebih unggul. (wira sanjiwani/balipost)

 

 

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.