Yosep Boleng (kanan) saat menerima bendera kebesaran Lamaholot dari Ketua Flobamora Yosep Yulius Diaz. (BP/istimewa)

DENPASAR, BALIPOST.com – Setelah dikukuhkan secara adat, pengurus Ikatan Keluarga Lamaholot (IKL) Bali (paguyuban Kabupaten Flores Timur dan Lembata), NTT dilantik oleh Ketua Flobamora Bali, Yosep Yulius Diaz di Denpasar, Minggu (4/11). Hadir pada kesempatan tersebut, perwakilan dari Dinas Pariwisata NTT.

Yosep Yulius Diaz dalam sambutannya meminta pengurus baru Lamaholot di bawah pimpinan Yosep Boleng untuk selalu bersinergi dengan Flobamora Bali. “Jaga nama baik Flobamora dan Lamaholot. Kalau mau buat kegiatan, jangan menjual proposal. Itu bukan budaya kita. Para orangtua kita tidak mengajarkan untuk minta-minta,” tegasnya.

Sementara Rony Fernandes dari perwakilan Dinas Pariwisata NTT mengapresiasi keakraban sesama warga perantau dari Kabupaten Flores Timur dan Lembata di Balukarena melalui Paguyuban Lamaholot. Ia berjanji tahun depan akan ke Bali untuk mempromosikan pariwisata NTT dan memohon dukungan dari warga Ikatan Keluarga Lamaholot. “Kalau kami di sana (NTT, red) biasa-biasa saja. Tapi perantauan sangat luar biasa. Semuanya akrab dan bersatu. Kami ke sini dalam rangka promosi pariwisata NTT dan tahun depan kami akan ke Bali lagi. Untuk itu, kami mohon dukungan dari keluarga besar Lamaholot Bali,” imbuhnya.

Baca juga:  Beginilah Jurus Kemenpar Menggenjot Pariwisata NTT

Ketua Lamaholot Bali, Yosep Boleng mengatakan, pengurus baru Lamaholot Bali periode 2018 – 2021 tidak punya program khusus. Tetapi akan lebih fokus pada masalah kedukaan. “Kami tidak mau muluk-muluk. Pengurus baru tidak punya program karena nanti juga tidak akan jalan. Prioritas kami adalah masalah kedukaan. Kalau kesukaan itu relatif,” ujarnya.

Selain pelantikan pengurus Lamaholot, pada kesempatan tersebut juga dilakukan pemotongan tumpeng dalam rangka HUT Lamaholot Bali ke-48 yang jatuh pada 23 Oktober. Juga dilakukan penyerahan piala Lamaholot bagi juara turnamen Futsal Lamaholot Cup I.

Juara I diraih oleh tim asal Manggarai Raya. Sementara, posisi kedua ditempati Sumba Barat, serta Sumba Timur di posisi ke tiga dan Kupang di posisi ke empat. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.