DENPASAR, BALIPOST.com – PT Hotel Indonesia Natour (HIN) bersama BUMN Karya – yang terdiri dari PT Waskita, PT Wijaya Karya Tbk., PT Hutama Karya, dan PT Pembangunan Perumahan – melaksanakan Pencanangan Revitalisasi Kawasan Grand Inna Bali Beach di Sanur, Bali, Jumat (29/6).

Pencanangan tersebut dilakukan Dirut PT HIN Iswandi Said, Dirut PT Waskita, I Gusti Ngurah Putra, Dirut PT Wijaya Karya, Tumiyana, Dirut PT Hutama Karya, Bintang Perbowo, Dirut PT Pembangunan Perumahan, Lukman Hidayat; disaksikan oleh Deputi Menteri BUMN bidang Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata, Edwin Hidayat Abdullah dan Deputi Menteri BUMN bidang Usaha Konstruksi, Sarana & Prasarana Perhubungan, Ahmad Bambang.

Pencanangan Revitalisasi Kawasan Grand Inna Bali Beach, Sanur tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo yang meminta agar kawasan Grand Inna Bali Beach yang memiliki luas hingga 42 hektar dan memiliki nilai sejarah yang tinggi dapat dikembangkan menjadi icon dan hotel negara di kawasan Sanur, Bali.

Baca juga:  Presiden Lantik Sembilan Anggota Dewan Pengarah

Melalui Pencanangan Revitalisasi yang dilaksanakan tersebut, maka kawasan Grand Inna Bali Beach akan dikembangkan menjadi “Hotel Indonesia Bali” yang terdiri dari “convention centre” yang dilengkapi fasilitas akomodasi, art market dan diperkaya dengan eco park yang merupakan daya tarik tersendiri.

Deputi Menteri BUMN bidang Energi, Logistik, Kawasan dan Pariwisata, Edwin Hidayat Abdullah mengatakan bahwa Pencanangan Revitalisasi Kawasan Grand Inna Bali Beach tersebut dilaksanakan secara sinergi antara PT Hotel Indonesia Natour (Persero) sebagai pengelola Grand Inna Bali Beach dengan empat BUMN Karya yang dilandasi semangat “BUMN Hadir Untuk Negeri”.

Edwin mengatakan bahwa dengan dikembangkannya kawasan Grand Inna Bali Beach, maka hal tersebut akan dapat lebih meningkatkan dan menggerakkan industri kepariwisataan di Sanur khususnya dan Bali pada umumnya.

Sementara itu Iswandi Said mengatakan, sebagai tindak lanjut dari kegiatan Pencanangan akan dilaksanakan “ground breaking”’pada bulan Oktober 2018 sejalan dengan pemenuhan aspek perijinan yang dilakukan. (Nikson/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.