cuaca
Penyebrangan ke Nusa Penida dari Kusamba. (BP/dok)

SEMARAPURA, BALIPOST.com – Guna menekan angka golput dalam pemilihan kepala daerah serentak, Rabu (27/6), pengusaha boat ikut andil dengan memberikan layanan transportasi gratis menuju Kepulauan Nusa Penida dari wilayah Bali daratan maupun sebaliknya.

Informasi tersebut marak beredar di media sosial. Sejumlah pengusaha menawarkan dua hinga delapan boat. Diantaranya, pengusaha kapal boat Sekar Jaya Marine dan Gangga Express.

Pelayanan berjalan sejak, Selasa siang (26/6), berlanjut pagi hari. Ada dari pelabuhan di Desa Kusamba maupun Serangan, Denpasar. Syarat penumpang yang mendapatkan gratis harus beridentitas Nusa Penida.

Menurut Owner Sekar Jaya Marine, Wayan Gita, pelayanan tersebut baru bergulir pada Pilkada tahun ini. Hal ini sebagai bentuk dukungan untuk meminimalisasi angka golput. “Di luar itu tidak ada. Hanya ingin memfasilitas warga bisa ikut memilih,” ungkapnya.

Wayan Gita mengatakan, boat yang disediakan mencapai lima unit, termasuk bantuan dari pengusaha lain dengan kapasitas rata-rata 80 orang per unit. Penumpang akan naik dari Pelabuhan Banjar Bias, Desa Kusamba menuju Pelabuhan Sampalan, Desa Batununggul, Nusa Penida. “Saat pemilihan, langsung diberikan layanan untuk balik,” sebutnya.

Baca juga:  Sidak di Nusa Penida, Enam Duktang Kena Tipiring

Pada hari biasa, tiket penyeberangan sebesar Rp 50 Ribu. Adanya penggratisan di nilai mampu meringankan beban pemilih.

Terkait dengan jumlah trip, imbuhnya menyesuaikan dengan jumlah penumpang. Pada intinya, diupayakan pelayanan bisa berjalan semaksimal mungkin.

“Untuk hari ini (kemarin-red) ada dua trip. Untuk besok (hari ini-red) tergantung situasi. Melihat julah penumpang,” kata Gita.

Berbeda halnya dengan Gangga Express. Owner, I Made Sinta mengatakan pelayanan dari Pelabuhan Tribuana, Desa Kusamba mulai berlangsung hari ini mulai pukul 06.00 Wita sampai 12.00 Wita.

Pengerahan armada tergantung dengan jumlah penumpang. Warga asal Desa Kutampi, Nusa Penida, Wayan Suprawan merespon positif hal tersebut. Biaya yang dikeluarkan kembali ke kampung halaman bersama keluarganya dari Denpasar bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan lain. “Pulang untuk ikut memlih,” ucapnya.

Pada Pilkada serentak ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Klungkung menargetkan partisipasi pemilih minimal 80 persen. Lebih tinggi dari Pilpres sebesar 78 persen. Mencapai itu, sosialisasi sudah digencarkan sejak tahapan mulai. (sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.