SEMARAPURA, BALIPOST.com – Masa tenang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak berlangsung, Minggu (24/6) hingga Selasa (26/6) hari ini. Namun hal tersebut tak membuat pendukung pasangan calon sepenuhnya menghentikan kampanye di media sosial (Medsos) untuk memilih, termasuk di Kabupaten Klungkung.

“Masih ada ajakan (memilih, red) di medsos,” ungkap anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Klungkung, Ida Ayu Ari Widhiyanthy disela-sela penurunan Alat Peraga Kampanye (APK), Senin (25/6).

Akan tetapi, pihaknya tidak memiliki ranah untuk melakukan penindakan, melainkan ada di cyber crime. Ditegaskan pula, sejak awal tahapan kampanye berlangsung, Panwaslu telah melakukan langkah-langkah antisipasi kampanye di luar ketentuan. “Kami lebih utamakan pencegahan. Kalau terjadi pelanggaran, tentu akan ada sanksi,” tegasnya.

Khusus untuk APK di masa tenang, ditemukan masih ada spanduk yang belum diturunkan tim masing-masing paslon. Jumlahnya mencapai puluhan yang tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Klungkung dan Dawan.

Itu tak hanya terbatas pada Pilkada, namun juga Pilgub. “Sesuai ketentuan, 23 Juni paling lambat pukul 00.00, seluruh APK sudah harus diturunkan. Sekarang kami penyisiran. Ditemukan beberapa spanduk yang masih terpasang. Sudah kami turunkan,” jelasnya.

Baca juga:  Didorong, Pemanfaatan Medsos dan Internet untuk Perekonomian Desa

Ketua Panwaslu Klungkung, I Komang Artawan mengaku juga melakukan diantisipasi money politics maupun intimidasi di masa tenang ini. Pengawasan dilakukan hingga lapisan paling bawah. “Pengawas di tingkat desa gencar melakukan patroli. Sejauh ini belum ada laporan aksi seperti itu,” katanya. Sementara itu, untuk kampanye di medsos, tidak ditemukan melalui akun paslon. “Untuk akun paslon kami pantau tidak ada,” imbuhnya.

Pengamanan hajatan politik lima tahunan ini juga dilakukan Polres Klungkung. Sebanyak 552 personil diterjunkan, mengawal 350 Tempat Pemungutan Suara (TPS), terdiri dari 105 di Kecamatan Klungkung, 108 Nusa Penida, 64 Kecamatan Dawan dan 74 Kecamatan Banjarangkan. “Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” sebut Kapolres Klungkung. Pengamanan juga bekerja sama dengan TNI dan Linmas,” ungkap AKBP. Bambang Tertianto.

Kabag Ops Polres Klungkung, Kompol. I Nyoman Suarsika mengatakan untuk personil ke Nusa Penida diterjunkan lebih awal dari Klungkung daratan. Mereka bertugas sampai 30 Juni mendatang. (Sosiawan/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.