TABANAN, BALIPOST.com – Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk jenjang SMP di Tabanan mulai dibuka Senin (11/6). Dan untuk pendaftaran dari jalur khusus seperti jalur prestasi dan jalur miskin dibuka hingga Selasa (12/6).

Dari hasil pantauan di dua SMP ternama di Kabupaten Tabanan yakni SMPN 1 dan SMPN 2 untuk jalur miskin masih sepi peminat. Aturan sistem zonasi PPDB siswa miskin mendapat jatah 5 persen dari jumlah siswa yang dibutuhkan. Justru yang lebih banyak mendaftar pada jalur prestasi.

Kepala SMPN 1 Tabanan I Made Sucahya mengatakan, untuk jalur miskin di hari pertama pendaftaran belum ada. Dikatakannya tahun pelajaran 2018/2019 sesuai aturan pihaknya hanya menerima 288 siswa yang nantinya dibagi dalam 9 rombongan belajar, dengan 32 siswa per rombel sesuai dengan Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017.

Sedangkan pada jalur prestasi, miskin, dan jalur khusus, masing-masing sebanyak 15 siswa. Untuk jalur prestasi, lanjut kata Sucahya nantinya akan dilakukan perankingan. “Hasilnya akan kami umumkan 14 Juni mendatang,” ucapnya.

Terkait jalur miskin, dikatakan Sucahya, selain surat keterangan miskin dari desa, juga harus memiliki persyaratan yang tertuang dalam petunjuk teknis (Juknis) oleh Dinas Pendidikan Tabanan. Selain itu pihak sekolah juga akan melakukan home visit untuk melihat secara langsung kondisi calon siswa yang menggunakan jalur khusus.

Selain jalur miskin dan prestasi, dalam PPDB juga disiapkan jalur khusus yang diperuntukkan bagi pegawai atau pejabat PNS yang pindah tugas. Dan itu wajib diterima.

Baca juga:  Gianyar Kekurangan SMP Negeri, Permendagri Belum Bisa Diterapkan Penuh

Selain itu, pada jalur khusus ini, juga diperuntukkan bagi anak kandung tenaga pendidik atau guru dan pengawai sekolah. “Jadi, jalur ini harus anak kandung dari guru atau pegawai, dan tercantum dalam KK,” jelasnya.

Sucahya menambahkan penerimaan peserta didik baru untuk SMPN 6 Tabanan yang baru dibangun juga dilakukan di SMPN 1 Tabanan. SMPN 6 Tabanan berlokasi di eks SDN 3 Dajan Pekan. Dengan total penerimaan siswa sebanyak 244 orang yang dibagi ke dalam tujuh rombel.

Karena masih baru, sementara untuk posisi Plt masih dijabat Kepala SMPN 1 Tabanan. “Saat ini baru ada 40 orang siswa mendaftar lewat jalur prestasi, dan jalur miskin belum ada begitu pula jalur khusus,” terangnya.

Sementara untuk di SMPN 2 Tabanan, Kepala Sekolah Gede Darmika mengatakan untuk sekolahnya, hanya menerima 224 siswa dengan jumlah rombel 7 kelas. “Saat ini baru jalur prestasi 12 orang siswa. Kemudian 3 siswa jalur khusus dan 1 siswa jalur miskin,” terangnya.

Sebanyak 5. 947 siswa lulusan SD di Kabupaten Tabanan. Untuk bisa menampung jumlah siswa tersebut pemerintah Tabanan akhirnya membangun dua sekolah SMPN baru. Yang berlokasi di SDN 5 Abiantuwung, Kediri menjadi SMPN 5 Kediri dan SDN 3 Dajan Peken menjadi SMPN 6 Tabanan. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.