MANGUPURA, BALIPOST.com – Setelah hampir 20 tahun bekerja di wilayah Afrika. Ini pertama kali bagi Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) di Denpasar, Gou Haodong ditugaskan di kawasan Asia.

Dirinya pun merasa seperti pulang kampung. “Selama hampir tiga minggu berada di Bali, saya langsung jatuh cinta dengan Bali. Pulau yang dijuluki surga di Bumi,” kata Gou Haodong, disela resepsi penyambutan Konsul Jenderal Tiongkok, Kamis (12/4) di Nusa Dua.

Pada kesempatan tersebut, dirinya merasa terhormat dan bagga untuk melaksanakan tugas sebagai konjen RRT di Denpasar. Secara khusus Gou Haodong menyampaikan terimakasih kepada pejabat pendahulu dan rekan-rekannya yang sudah melakukan karya yang luar biasa. “Dengan usaha mereka dalam membuat dasar-dasar yang kuat untuk membuka konsulat jenderal serta membuka situasi dan kondisi bagus untuk pertukaran dan kerjasama,” pungkasnya.

Baca juga:  Sales Mission Halal Tourism di Tiga Kota Tiongkok Sukses Bawa Ratusan Industri

Diterangkan, dalam 40 tahun sejak 1978, rakyat tiongkok secara tegas mengimplementasi reformasi dan keterbukaan. Saat itu, berjuang terus menerus untuk meraih kemajuan baru dan telah berhasil menbuka jalan sosialisme yang berkarakteristik Tiongkok.

Saat ini Tiongkok sudah menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua di Dunia. Selain itu kehidupan rakyat Tiongkok sudah banyak berubah.

Gubernur Bali, Made Mangku Pastika yang hadir pada kesempatan tersebut, sangat menyambut baik kedatangan Konjen Gou Haodong. Menurutnya, masyarakat Bali dan Nusra selalu menyambut baik hubungan dengan Tiongkok.

Pihaknya akan memberikan peluang yang besar untuk meng explore Bali, serta berharap agar menjadikan Bali sebagai rumah sendiri. “Bali dan Tiongkok memiliki sejarah panjang. Saya berharap, jadikan Bali sebagai rumah sendiri,” ucapnya. (Yudi Karnaedi/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.