VAR
Ilustrasi. (BP/dok)

DENPASAR, BALIPOST.com – Pada April, pelaksanaan vaksinasi Japanese Enchepalitis (JE) menyasar posyandu dan banjar-banjar. Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. Ni Luh Putu Sri Armini, Rabu (4/4), mengatakan hingga saat ini vaksinasi virus JE di Kota Denpasar telah menyasar 132.893 orang.

Jumlah tersebut terdiri atas 26.591 orang berusia 9 bulan sampai 6 tahun, 71.563 orang berusia 7-12 tahun, 34.739 orang berusia 13-15 tahun. Kendati demikian, Diskes Kota Denpasar terus berupaya memaksimalkan dengan menyasar seluruh posyandu dan banjar-banjar di Kota Denpasar. “Setelah memaksimalkan pelayanan vaksinasi JE di sekolah-sekolah, pada bulan April ini akan dilanjutkan pelaksanaan vaksinasi menyasar posyandu dan banjar-banjar,” jelasnya.

Sri Armini menambahkan, Diskes Kota Denpasar dalam pelaksanaan vaksinasi ini menargetkan anak-anak yang berusia 9 bulan hingga 15 tahun di wilayah Kota Denpasar dapat terpenuhi. Adapun kegiatan ini dilaksanakan menyasar 521 sekolah yang terdiri dari PAUD, TK, SD, dan SMP di seluruh wilayah Kota Denpasar, 471 posyandu, banjar-banjar, puskesmas dan rumah sakit ini dilaksanakan mulai Rabu (4/4) hingga 30 April mendatang. “Vaksinasi ini akan berlanjut hingga 30 April mendatang. Bagi masyarakat yang belum melaksanakan vaksinasi JE dapat melaksanakan vaksinasi di puskesmas atau rumah sakit pemerintah,” paparnya.

Baca juga:  Plafon SDN 1 Panji Nyaris Ambruk, Ancam Keselamatan Siswa

Dalam kesempatan tersebut Sri Armini juga turut menginformasikan kepada para steakholder hingga tingkat desa maupun dusun untuk memberikan sosialisasi terkait dengan pelaksanaanvaksinasi JE ini. Selain itu, pihaknya juga turut menghimbau masyarakat untuk berperan aktif untuk ikut serta dalam vaksinasi JE agar tidak terkena virus JE. “Diharapkan masyarakat pro aktif dalam mengikuti vaksinasi guna meminimalisir adanya kasus JE di Bali, khusus Kota Denpasar,” jelasnya. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.