Siswa TK Pembina Rendang memperoleh juara I dalam lomba gerak dan lagu yang digelar serangkaian Bali Post Goes To School di SMAN 1 Rendang. (BP/ist)

AMLAPURA, BALIPOST.com – Penampilan gemilang diperlihatkan anak-anak dari TK Pembina Rendang dihadapan dewan juri saat mengikuti lomba gerak dan lagu tingkat TK dalam Bali Post Goes To School (BPGTS) yang digelar di SMAN 1 Rendang, Sabtu (24/2). Lewat gerakan kompak yang dipertunjukan dan atribut koran bekas Bali Post, TK ini menyabet juara 1 dalam lomba tersebut.

Kepala TK Pembina Rendang Ni Nyoman Merta didampingi Guru pembina Ni Luh Puspawati dan Ni Nyoman Diari, Selasa (27/2), mengatakan persiapan matang dilakukan sebelum mengikuti lomba. Kata dia, semua guru bekerjasama dalam memberikan latihan gerak sesuai dengan lagu yang telah ditentukan, termasuk pembuatan kostum dengan bahan koran bekas Bali Post.

“Sebelum memberikan latihan kepada anak-anak, para guru menggarap ide lebih dulu. Kami hanya melatih anak-anak sekitar lima hari. Dan anak-anak sudah bisa mengikuti gerak dan lagu yang sudah ditentukan,” ucapnya.

Kata Merta, dalam melatih anak-anak berbagai kendala dihadapi. Seperti anak-anak tidak fokus mengikuti latihan, menangis, bermain dan yang lainnya. Hanya saja, kendala itu bisa ditanggulangi dengan kesabaran tinggi. “Agar anak-anak bisa mengikuti apa yang kami berikan, mereka harus senang dulu. Setelah mereka hafal dengan lagu, baru diajari gerak secara step by step,” katanya.

Baca juga:  BPGTS, SMPN 5 Amlapura Terbaik di Lomba Mading SMP

Untuk merancang kostum yang bakal digunakan, jelas Merta, para pembina bersama guru-guru yang lain bekerjasama membuatnya. Apalagi, kostum yang dipergunakan harus memakai koran bekas Bali Post. “Kita tidak menyangka meraih juara 1 dalam lomba itu. Jujur kami baru pertama kali mengikutkan anak-anak lomba seperti ini. Kami sangat bangga anak-anak bisa meraih juara,” jelasnya.

Ia mengatakan banyak prestasi yang diraih anak-anak TK Pembina Rendang di tingkat kabupaten maupun provinsi. Saat ini TK Pembina memliki sebanyak 174 siswa. Siswa yang bersekolah sebangian besar dari wilayah Desa Rendang dan sekitarnya.

Dalam pembinaan siswanya, selain belajar sambil bermain, siswa juga mengikuti beberapa ekstra kurikuler, seperti menabuh, menari, drum band. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.