Presiden Jokowi menyerahkan sertifikat tanah bagi warga di Tabanan, Jumat (23/2). (BP/dok)

TABANAN, BALIPOST.com – Presiden Joko Widodo membagikan 15.000 sertifikat tanah kepada 9.087 orang warga yang ada di Tabanan, Jumat (23/2). Presiden mengatakan pembagian sertifikat ini merupakan yang terbanyak sepanjang pemberian sertifikat digelar.

“15 ribu, berarti yang hadir 9 ribuan ada yg dapat 2 sertifikat dan 3, berarti masyarakat kaya-kaya,” katanya di areal Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana yang menjadi lokasi acara penyerahan sertifikat itu.

Ia mengutarakan tiap ke daerah, yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat selalu sengketa lahan, sengketa tanah. Bahkan, 126 juta sertifikat yang semestinya sudah dikeluarkan, baru 51 juta yang keluar dari BPN. “Separo belum ada. Jadi muncul sengketa masyarakat dengan pemerintah, BUMN, pengusaha, masyarakat karena belum adanya tanda bukti hukum hak atas tanah,” sebut Presiden.

Soal sertifikat ini, Presiden menyerahkan 15 ribu sertifikat yang merupakan hak warga dari enam kecamatan yakni Tabanan, Kerambitan, Selemadeg Timur, Pupuan, Marga dan Kediri. Total sertifikat yang akan dibagikan sebanyak 15 ribu buah milik 9.087 warga.

Baca juga:  Bupati Surati Jokowi, Minta Ditinjau Ulang Soal Rujukan Pasien JKN Berjenjang

Sertifikat yang dibagikan merupakan bagian dari program PTSL yang menyasar seluruh warga yang lahannya belum memiliki sertifikat. Dari enam kecamatan yang sudah melaksanakan PTSL terbanyak di Kecamatan Marga dengan jumlah pemohon 2.949 orang atau badan, di 12 Desa. Disusul kecamatan Kediri di 11 Desa dengan total pemohon atau warga sebanyak 1.542 orang atau badan.

Disusul Kecamatan Selemadeg Timur di 10 desa dengan total pemohon 1.455 pemohon, kerambitan di 10 desa sebanyak 1.339 pemohon, Kecamatan Tabanan di 4 desa dengan total 1.148 pemohon dan terakhir Kecamatan Pupuan di dua desa dengan 654 pemohon. (Puspawati/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.