BANGLI, BALIPOST.com – Intensitas curah hujan tinggi yang melanda wilayah Bangli belakang ini mengakibatkan kerusakan infrastruktur jalan di sejumlah titik. Selain jalan jalur utama Bangli menuju Singaraja, tepatnya di wilayah Banjar Bugbugan, Desa Batur jebol, akses jalan penghubung Santi-Batur dan jalan di Pludu menuju Belancan Kintamani juga jebol.

Atas kondisi itu, Dinas Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUTRKP) Bangli bakal segera melakukan perbaikan. Kabid Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUTRKP) Bangli, Putu Wida Gunawan, Senin (19/2) mengatakan, pascamenerima laporan adanya jalan jebol dari Polsek Kintamani, pihaknya sudah menerjunkan petugas ke lokasi untuk mengecek kondisi jalan.

Kata Wida Gunawan, berdasarkan hasil pengecekan jalan yang jebol diameternya mencapai 25 meter. Sementara  ruas Jalan Pludu menuju Belancan juga jebol, hanya saja jebolnya tidak separah di Jalan Santi menuju Batur. “Jalan jebol akibat derasnya air yang mengalir dari Timur. Karena gorong-gorong yang ada tidak mampu menampung besarnya air. Apalagi tanah di sana merupakan tanah berpasir, sehingga jalan bagian pinggir menjadi tergerus dan akhirnya jalan jebol. Kendaraan tetap bisa melintas, hanya saja jika berpapasan salah satu harus mengalah,” paparnya.

Baca juga:  Ini, Belasan Titik Jalan Rusak di Jembrana

Besarnya jalan yang jebol di Santi-Batur membuat gorong-gorong saluran air yang ada di bawahnya pecah, sehingga gorong-gorong harus diganti. Saat ini pihaknya sudah memesan buis bulat dengan ketinggian 1 meter yang akan dipakai untuk mengganti gorong-gorong yang pecah tersebut.

Untuk sementara ini, kata Wida Gunawan, pihaknya akan menaruh tumpukan kampil berisikan tanah, sehingga ketika turun hujan air tidak mengalir ke sana lagi. Karena kalau dibiarkan ke sana jalan yang jebol bisa melebar.

“Untuk perbaikan jalan di Santi-Batur akan segera kita lakukan. Kita pastikan sebelum Karya Purnama Kedasa di Pura Ulun Danu Batur Maret, jalan sudah selesai kita lakukan perbaikan. Agar tidak lagi mengganggu arus lalu lintas pemedek yang tangkil,” kata Wida Gunawan. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.