Megawati Soekarnoputri. (BP/dok)

JAKARTA, BALIPOST.com – Presiden RI kelima Megawati Sukarnoputri akan genap berusia 71 tahun pada 23 Januari 2018. Untuk memperingati tersebut dihelat Pagelaran Teater Kebangsaaan berjudul “Satyam Eva Jayate”.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, menjelaskan “Satyam Eva Jayate” adalah semboyan dari bahasa Sansekerta yang berarti “Hanya kebenaran yang berjaya.”

“Tema teater ini sesuai dengan keyakinan yang selama ini dipegang Ibu Megawati dalam menjalani kehidupan, termasuk saat memimpin negara, dan PDI Perjuangan saat ini, bahwa hanya kebenaran yang akhirnya akan berjaya,” kata Hasto di Jakarta, Senin (22/1).

Rencananya pertunjukan teater yang digawangi Butet Kertaradjasa ini digelar di Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (23/1) pukul 14.00 Wib.

Hasto menjelaskan, perjalanan politik yang pernah dialami Megawati telah membuktikan bahwa politik yang berkeadaban dan tidak menghalalkan segala caralah yang akan menang. Keteguhan Megawati inilah yang ikut menempa PDI Perjuangan sebagai partai ideologis yang memperjuangkan ideologi Bung Karno. “Tanpa keyakinan dan keteguhan politik Ibu Megawati, PDI Perjuangan tidak akan seperti sekarang ini,” kata Hasto.

Baca juga:  Jokowi Beri Pembekalan Bacaleg DPR RI dari PDIP

Selain teater, Hasto menjelaskan, peringatan HUT akan memamerkan sejumlah kiprah dan perjalanan Megawati dalam bidang kemanusiaan, kebudayaan dan lingkungan. Terlebih putri Bung Karno ini memang pencinta tanaman. “Peringatan HUT Ibu Megawati kali ini bernuansa hijau dengan hiasan berbagai tanaman, yang artinya ketua umum kami dan PDI Perjuangan sangat konsen dengan lingkungan hidup. Bahwa kita sebagai bagian dari umat manusia harus ikut menjaga bumi sebagai rumah bersama agar tetap hijau,” imbuhnya.

Lebih jauh, Hasto mengatakan, seluruh kader partai berharap dan berdoa agar Megawati terus diberi kesehatan dalam menjalani kehidupan dan memimpin partai ke depan. “Kami semua menaruh hormat dan sungguh mencintai Ibu Megawati karena kesabaran beliau di dalam membangun partai dengan melakukan kaderisasi kepemimpinan secara sistemik,” tegasnya. (Hardianto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.