Tagel Winarta. (BP/nik)

GIANYAR, BALIPOST.com – Deklarasi paket I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (KBS-Ace) dan Agus Mahayastra-A.A. Mayun (Aman) akan digelar pada Senin (8/1). Rencananya kedua paket ini akan mendeklarasikan diri di lapangan Astina Gianyar.

Sejumlah persiapan pun dilakukan untuk mendukung kegiatan ini. Bahkan, sebelum mendeklarasikan diri, paket Aman juga akan melakukan pendaftaran ke KPU Gianyar sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar.

Ketua Tim Pemenangan, I Wayan Tagel Winarta, Selasa (2/1) menerangkan tim pemenangan memang sudah memutuskan agenda deklarasi KBS-Ace dan Aman pada 8 Januari. “Rencana kita paginya jam 10.00 dilakukan pendaftaran calon Bupati dan Wakil Bupati Gianyar ke KPU, lantas menjelang sore sekitar pukul 15.00 wita dilakukan deklarasi,” jelasnya.

Ia mengaku sudah mempersiapkan sejumlah acara pendukung. Salah satunya menampilkan 280 baleganjur saat deklarasi di Lapangan Astina nanti. “Awalnya kita hanya ingin menampilkan 40 baleganjur saja, tapi pendukung dari berbagai banjar di Gianyar juga ingin tampil memeriahkan deklarasi ini, dan kami tidak menyangka jumlahnya sampai 280 baleganjur,” ucapnya.

Baca juga:  Berbuntut Panjang, Uji Publik Pilgub Bali Digelar BEM FH Unud

Ketua Tim yang juga Ketua DPRD Gianyar ini mengaku sudah menyiapkan penataan untuk penampilan ratusan baleganjur itu, seperti beberapa titik perkumpulan awal yang berbeda, hingga secara bersama mengarah ke Lapangan Astina, Gianyar. “Tim sudah mengatur itu kedatangannya seperti apa, tinggal nanti secara bersama tampil di Lapangan Astina, Gianyar,” katanya.

Tagel memperkirakan berdasakan antusiasme itu, satu baleganjur membutuhkan 50 orang, kemungkinan 280 baleganjur akan melibatkan belasan ribu orang. “Belum lagi tarian lainya juga akan melibatkan ribuan peserta, ditambah lagi massa dari masing-masing fraksi, jadi kita perkirakan akan ada 30 hingga 40 ribu orang yang menghadiri deklarasi ini,” ucapnya.

Melihat kondisi ini Tagel pun akan melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI, terutama untuk pengalihan arus mengantisipasi kemacetan di seputaran Gianyar. “Pastinya seputaran Gianyar akan padat, makanya kita akan koordinasi dulu juga dengan Kapolres dan Dandim,” katanya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.