Wisatawan mancanegara sedang melintasi salah satu museum di Gianyar. (BP/wan)
GIANYAR, BALIPOST.com – Wisatawan yang berkunjung ke Gianyar untuk liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini belum begitu banyak. Menurut Kepala Dinas Pariwisata Gianyar AA Bagus Ari Brahmanta belum ada kenaikan kunjungan secara signifikan di Gianyar, baik pengunjung di tempat wisata maupun akomodasi, meski saat ini menjelang Nataru.

Ia melanjutkan Gianyar memiliki akomodasi dari bintang lima hingga homestay. Saat ini tingkat huniannya bergerak di bawah angka 10 persen. Meski tingkat hunian yang biasanya mencapai angka 60 persen menurun drastis, namun hingga saat ini belum ada perumahan karyawan karena konsidi tersebut. “Yang terjadi saat ini adalah rescheduling. Tapi sampai saat ini, PHK belum,” ujarnya.

Meski kunjungan wisatawan saat ini tidak sesepi saat awal Gunung Agung erupsi namun diakui Ari Brahmanta tidak terjadi pula kenaikan signifikan. Dalam mengatasi kondisi pariwisata yang lesu ini, pihaknya hendak menjaring wisatawan domestik yang saat ini jumlah kunjungannya lebih banyak dari wisatawan mancanegara. “Wisatawan domestik saat ini cukup banyak yang berkunjung. Hanya saja untuk akomodasi, mereka lebih memilih di daerah Badung seperti Kuta,” ujarnya.

Baca juga:  PHRI Klungkung Berharap Kunjungan Meningkat saat Nataru

Sekertaris Komisi II DPRD Bali, Gede Kusuma Putra usai mendengarkan pemaparan mengatakan permasalahan pariwisata di Gianyar secara umum sama dengan kabupaten lainnya. Turunnya kunjungan wisatawan mancanegara disebabkan penerbangan yang menjadi pintu masuk utama, terpengaruh erupsi gunung agung.

“Salah satu kesimpulan menurut saya dalam mengatasi ini adalah segera merealisasikan bandara di bagian utara Bali. Sehingga penerbangan tidak tergantung di Selatan saja. Jika erupsi gunung Agung berpengaruh di Selatan penerbangan bisa dialihkan ke Utara begitu juga sebaliknya,” jelasnya. (Wira Sanjiwani/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.