Sejumlah pesawat parkir di apron Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. (BP/dok)
JAKARTA, BALIPOST.com – Setelah target meningkatkan aspek keselamatan penerbangan hingga level elite dunia tercapai, sudah saatnya untuk membawa penerbangan nasional go internasional dan menjadi penerbangan kelas dunia. “Dampak dari kondisi keselamatan penerbangan Indonesia yang masuk elite dunia itu besar sekali, yaitu menjadikan penerbangan Indonesia mendapat apresiasi dan menghadirkan trust atau kepercayaan dari dunia internasional,” kata Menhub Budi Karya Sumadi di Jakarta, Minggu (17/12) malam.

Berbicara saat Kampanye Keselamatan Penerbangan dan Kumpul Bareng Sobat Aviasi yang diselenggarakan oleh Ditjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan tersebut, Menhub mengatakan, untuk membawa penerbangan Indonesia ke tingkat dunia tersebut, diperlukan kerja bersama secara lebih erat, harmonis dan terus menerus antara penyelenggara penerbangan (stakeholder) yaitu regulator, operator dan masyarakat.

Ia memastikan, diperlukan sosialisasi yang baik dan benar serta berkesinambungan ke semua pihak untuk ikut menjaga dan meningkatkan hasil positif yang sudah dicapai tersebut. Sosialisasi harus dilakukan dengan bermacam cara dan bermacam saluran komunikasi. Salah satunya lewat media sosial seperti media sosial @djpu151 yang dimiliki dan dikelola oleh Ditjen Perhubungan Udara.

Baca juga:  Gairahkan Poros Maritim, Kemenhub Luncurkan Dua Kapal Navigasi

Diungkapkan Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agus Santoso, tingkat impresi dan interaksi yang dihasilkan oleh akun media sosial Direktorat Jenderal Perhubungan Udara ini juga terhitung tinggi. Tercatat, 23 juta impresi dan 622 ribu interaksi terjadi selama periode pengelolaan tahun 2017, dengan total 7.750 konten yang telah terpublikasikan.

“Dengan demikian Kampanye Keselamatan Penerbangan yang kami laksanakan terus menerus ini dapat terlaksana dengan baik dan tepat sasaran kepada seluruh masyarakat dan stakeholder penerbangan,” lanjut Agus.

Agus mengingatkan bahwa pertumbuhan dunia penerbangan Tanah Air semakin positif dari tahun ke tahun. Hal ini ditandai dengan peningkatan pergerakan jumlah penumpang yang menggunakan moda transportasi udara tiap tahunnya. Ini membuktikan bahwa moda transportasi udara telah menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat Indonesia.

“Untuk itu, kegiatan kampanye yang baik dan benar serta tepat sasaran sangat perlu guna mengoptimalkan penyampaian informasi tentang pentingnya arti keselamatan dan keamanan bagi pengguna moda transportasi udara,” pungkas Agus. (Nikson/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.