Aparat kepolisian melakukan sosialisasi penertiban parkir di kawasan Ubud. (BP/nik)
GIANYAR, BALIPOST.com – Tim gabungan Satlantas Polres Gianyar dan Dinas Perhubungan Kabupaten Gianyar, melakukan langkah sosialisasi penertiban parkir di kawasan Ubud, Senin (11/12). Penertiban ini digelar sebagai bentuk persiapan dari rangkaian kegiatan International Monetary Fund (IMF) tahun depan.

Kasat Lantas Polres Gianyar AKP Gede Astawa mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 12 orang anggota Lalu Lintas Polres Gianyar, 8 personil Polsek Ubud ditambah 15 personil Dishub Kabupaten Gianyar. “Ada juga tambahan personel dari Ditlantas Polda Bali,” katanya.

Dikatakan bersama tim gabungan jajaranya melakukan langkah penertiban parkir di sepanjang jalan utama Ubud. Mulai dari Simpang Ambengan sampai dengan Simpang Catus Pata, Ubud. “Melalui himbauan lisan dan tertulis bahwa per 11 Desember 2017 dilakukan uji coba pembersihan Parkir sepanjang Jalan utama Ubud,” katanya.

Dikatakan selebaran diberikan kepada seluruh Tukang parkir dan pemiliki toko hingga restoran seputaran jalan di Ubud. Langkah ini terus dilakukan sampai nanti dilaksanakan penindakan dengan tilang maupun derek mulai awal 2018. “Sudah menjadi kesepakatan dengan Pemkab Gianyar juga, bahwa per 1 Januari lalu lintas di Ubud sudah bersih dari pelanggaran parkir, jika masih ada yang melanggar akan diderek, “ katanya.

Baca juga:  Dishub Tambah Kantong Parkir Atasi Kemacetan

Langkah ini dilakukan untuk menata dan menertibkan pelanggaran parkir di Ubud serta optimalisasi penggunaan sejumlah kantong parkir di Ubud. Uji Coba ini juga dalam rangka kesiapan manajemen dan rekayasa lalu lintas di Ubud menjelang IMF 2018. “Pengamanan ini juga menjelang IMF yang diikuti ratusan perwakilan negara,” tandasnya.

Sebelumnya Wakil Bupati Gianyar, Made Mahayastra memastikan sterilisasi seluruh ruas jalan di kawasan wisata Ubud per 1 Januari 2018. Ditegaskan seluruh kendaraan roda empat maupun roda dua harus memanfaatkan sentral parkir yang sudah ada. “Per 1 Januari penggunaan badan jalan sebagai parkir dihapus, yang boleh hanya sepeda gayung dan pejalan kaki,” tegasnya.

Pemkab Gianyar sendiri sudah menganggarkan pengadaan 10 unit kendaraan shutle pada APBD induk 2018. Dikatakan mobil tersebut akan dikhususkan keliling Ubud. “Nanti di mobil ini bisa dicantumkan iklan, tapi seperti apa pengelolaannya ini masih akan kami bahas oleh tim percepatan pembangunan Ubud,” terangnya. (Manik Astajaya/balipost)

BAGIKAN

1 KOMENTAR

  1. Ape been ne,, makin hari pemerintahan Bali makin berek.. kene ngangwang kite & bes Lobo dadi wong.. nu kuangan masih 3,2 treliun apbd bali 2016?? Ubud dot ngalahan pariwisata dikuta? Keweh.. kangwang biase² gen ibe e.. tolih masih rakyat ne berkecukupan, Dee patuhe konyangan..
    Mudah²han gunung agung cepat meletus, pang konyangan ajak keweh, nh walaupun cuma beberapa hari 😎😎

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.