Terjangan banjir lumpur yang membawa material batu dan pohon dari Gunung Agung beberapa hari lalu, membuat akses jalan menuju Pura Tunggul Besi di Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang, Karangasem putus. (BP/nan)
AMLAPURA, BALIPOST.com – Terjangan banjir lumpur yang membawa material batu dan pohon dari Gunung Agung beberapa hari lalu, membuat akses jalan menuju Pura Tunggul Besi di Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang, Karangasem putus. Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang berdiameter sekitar 5 meter itu putus tergerus banjir lumpur.

Banyak batu-batu besar terbawa banjir memenuhi lokasi. Sejumlah pipa air juga putus akibat terjangan banjir lumpur tersebut.

Salah seorang warga asal Banjar Temukus, Desa Besakih, Rendang Karangasem I Nengah Karta, Jumat (8/12) mengungkapkan, jalan yang putus memang berada di atas aliran air menuju ke Yeh Sah. Karena di sini ada dua tukad yakni Tukad Kampek dan Tukad Madya yang salah satu hulunnya adalah Yeh Sah.

Menurut Karta, akses jalan menuju Pura Tunggul Besi sudah terputus sejak beberapa hari bertepatan dengan adanya banjir lumpur yang diakibatkan lahar hujan. Namun, saat diterjang banjir lumpur pada hari pertama, jalan belum sampai putus dan rusaknya belum separah saat ini. “Saat banjir lumpur pertama menerjang, jalannya belum putus dan belum separah sekarang ini. Jalan baru putus dan rusak berat setelah adanya terjangan banjir lumpur yang kedua karena material yang dibawa batu besar dan pohon,” jelasnya.

Baca juga:  Dewan Tegaskan Tak Pernah Usik Anggaran Untuk Atlet

Karta mengatakan selain akses jalan putus menuju Pura Tunggul Besi, sejumlah badan jalan juga amblas akibat guyuran hujan lebat. Amblasnya badan jalan berada di sejumlah titik akibat tanah di sepanjang jalan kondisinya gembur dan labil. “Setiap turun hujan lebat tebing di sepanjang jalan pasti longsor. Bahkan jalan yang belum diaspal bisa hancur dan rusak berat,” katanya. (Eka Parananda/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.