Titiek Soeharto. (BP/ist)
JAKARTA, BALIPOST.com – Wacana Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar berembus makin kuat. Meski, rapat pleno DPP Golkar telah memutuskan menunggu keputusan praperadilan yang diajukannya ketua umumnya, Setya Novanto.

Salah satu kader yang akan meramaikan bursa Calon Ketua umum Golkar adalah keluarga Presiden RI kedua atau dikenal keluarga Cendana, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar itu menyatakan dirinya bakal maju sebagai calon ketua umum dalam Munaslub Partai Golkar. “Kami sangat prihatin, saya, keluarga Pak Harto (Soeharto, mantan Presiden RI, red), bersama saudara-saudara saya. Kami sangat prihatin apa yang terjadi di Golkar saat ini, sudah di bawah sekali. Jadi saya tergerak untuk mungkin bisa membawa Golkar menjadi lebih baik,” kata Titiek Soeharto di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/12).

Titiek mengaku tidak mempersoalkan tudingan sejumlah pihak yang beranggapan bahwa niat pencalonan dirinya itu sebagai upaya membangkitkan semangat kekuasaan Orde Baru. Yang pasti, anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Golkar ini menegaskan bahwa keinginannya adalah untuk melakukan perubahan di internal partai yang dianggapnya sudah makin terpuruk akibat persoalan hukum yang saat ini dialami Setya Novanto.

Baca juga:  Tak Satu Suara, Surat DPR ke KPK Bukan Surat Resmi

“Harus ada perubahan, karena di kepemimpinan Partai Golkar yang kemarin ini, dipimpin oleh Pak Setya Novanto, ternyata ranking Golkar turun, bukan naik. Ke depan, kalau mengambil orang yang tidak pas, dikhawatirkan akan tambah turun lagi di (Pemilu) 2019,” tegasnya.

Soal modal dukungan, Titiek mengaku masih menjalin komunikasi dengan DPD I dan DPD II Golkar di seluruh Indonesia. “Tidak usah bilang berapa dukungan saya, Insya Allah nanti kita lihat finalnya,” ujarnya.

Saat ini, telah muncul nama kandidat kuat Ketua umum Golkar, antara lain Koordinator Bidang Perekonomian DPP Golkar Airlangga Hartarto yang kini menjabat sebagai Menteri Perindustrian, Sekjen Golkar merangkap Plt Ketum Golkar Idrus Marham.

Kandidat terkuat Airlangga Hartarto mengklaim telah mendapat dukungan 31 DPD I Golkar. Titiek mengaku tidak menganggap Airlangga Hartarto sebagai lawan. Sebab semua kader Golkar dinilainya memiliki niatan yanag baik untuk memperbaiki partai. “Jadi kita partner untuk berkompetisi yang baik,” kata Titiek. (Hardianto/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.