Sekda Denpasar, Rai Iswara, saat mengunjungi pengungsi. (BP/dok)
DENPASAR, BALIPOST.com – Warga Karangasem kembali mengungsi pascaerupsi Gunung Agung yang masih terus terjadi. Tiga posko yang disiapkan Pemkot Denpasar, yakni di Jalan Danai Tempe, GOR Kompyang Sujana dan Jalan Gurita mulai kedatangan pengungsi.

Kadis Sosial Kota Denpasar Made Mertajaya, Senin (27/11), mengatakan Pemkot Denpasar telah siap siaga bencana erupsi Gunung Agung. Langkah yang telah dilakukan sama dengan penanganan pengungsi sebelumnya dengan tetap melakukan evaluasi di setiap posko yang ada. Dari erupsi Gunung Agung para pengungsi telah berdatangan ke Kota Denpasar.

Seperti di Pokso Danau Tempe mengalami penambahan pengungsi yang sebelumnya 166 dan kali ini mencapai 188 orang. Pokso Gurita juga telah bertambah 11 KK pengungsi, serta pendataan ini terus dilakukan untuk pengungsi mandiri.

Baca juga:  Jika Abu Vulkanik Ditemukan di Bandara Ngurah Rai, Penutupan akan Dilakukan

Dikatakan, Posko Induk di Lapangan Kompyang Sujana tetap mengantispasi kedatangan para pengungsi ke Denpasar. Di lokasi Pos Induk dapat menampung 400 orang pengungsi dengan kelengkapan posko sudah disiapkan seperti tempat Mandi Cuci Kakus (MCK), hingga perlengkapan masker juga telah disiapkan bersama BPBD Denpasar.

Sementara terkait logistik yang dipersiapkan Pemkot dan juga sumbangan dari masyarakat, masih mencukupi. Namun, koordinasi dan komunikasi terus dilakukan bersama OPD terakit seperti Dinas Kesehatan dan BPBD Denpasar. Menurut Mertajaya, sesuai arahan Wali Kota Rai Mantra untuk terus melakukan pendataan kepada para pengungsi baik yang di posko induk hingga posko mandiri yang ada di Kota Denpasar. “Pada intinya Pemkot siap siaga dalam penanganan pengungsian akibat erupsi Gunung Agung,” ujarnya. (Asmara Putera/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.