GIANYAR, BALIPOST.com – Langit berawan yang disertai hujan debu mulai menggangu aktivitas warga Gianyar. Selain debu yang mengotori kendaraan, warga juga mengeluhkan kelilipan, sesak nafas hingga gatal-gatal.

Kondisi ini diakui seorang warga, Dewa Ayu, asal Lingkungan Teges, Kelurahan Gianyar Minggu (26/11) siang. Dewa Ayu mengaku mengaku munculnya debu dirasakan sejak Minggu pagi.

Setelah dicek ia pun terkejut dengan banyaknya debu yang mengotori areal rumahnya. “Ya pagi tadi motor, mobil itu penuh debu, ya harus bersih-bersih dulu,” ucapnya.

Hingga Minggu siang ia pun mulai mengeluhkan kelilipan pada mata, hingga sesak nafas, termasuk gatal-gatal pada bagian wajah dan lengan. Meski demikian Dewa Ayu pun memaksakan beraktivitasnya seperti biasa ke Pasar Gianyar. “Tadi juga ada yang bagikan masker,” katanya.

Baca juga:  Pembayaran Biaya Pengobatan Pengungsi Tak Jelas, Di Bangli Rp 130 Jutaan Belum Terbayar

Sementara Kepala BPBD Gianyar, A.A. Gde Oka Digjaya, mengatakan pihaknya yang berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan sudah membagikan ribuan masker. “Kita punya persediaan sekitar 10 ribu masker, kalau kurang nanti kita koordinasikan dengan Kalak Bali,” ucapnya.

Sementara di posko Sutasoma sejumlah pengungsi kini mulai kembali. Dikatakan ada sekitar 12 pengungsi yang kembali Minggu siang. “Pengungsi ini sudah kita tampung, kemungkinan nanti jumlahnya bertambah,” ucapnya. (Manik Astajaya/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.