banjir
Areal parkir belakang pasar Negara yang terendam banjir dan berlumpur. (BP/kmb)
NEGARA, BALIPOST.com – Hingga saat ini parkir di belakang pasar Negara belum mendapat penanganan. Padahal sudah sering dikeluhkan dan diprotes warga. Areal parkir ini Jumat (24/11) juga terendam banjir dan berlumpur.

Bahkan karena terendam banjir dan berlumpur, menyebabkan truk parkir di pinggir jalan sehingga menimbulkan adanya kecelakaan. Seorang siswa luka-luka karena menabrak truk yang parkir di pinggir areal parkir.

Warga di belakang pasar Negara juga kerap mengeluh kondisi areal parkir yang tidak mendapat penanganan ini. Setiap hari kendaraan yang parkir di lahan parkir di sebelah timur pasar Negara itu, memang cukup banyak. Selain pengunjung pasar, juga kendaraan pengangkut barang yang mengunakan parkir tersebut. Namun sayangnya lahan parkir yang pemasukannya cukup besar itu kondisinya hancur.

Kerusakannya juga sudah cukup lama lebih dari lima tahun.  Jika hujan turun areal parkir itu menjadi berlumpur dan banyak kubangan air. Kondisi itu membuat penguna jasa parkir kesulitan untuk menaruh kendaraannya.

Baca juga:  Warga Pengungsi Asal Desa Ban Meninggal Dunia

Made Budi Darma, warga yang tinggal dibelakang pasar juga mengeluh. Lahan parkir tersebut sudah rusak sekitar enam tahun namun hingga kini belum diperbaiki.

Menurut Budi yang pedagang, karena lahan parkir dan jalan masuk pasar rusak, maka pemasukan pedagang menjadi menurun lantaran pengunjung engan datang. Bau dari lumpur bercampur sampah juga sangat menganggu dan menimbulkan penyakit kulit.

Budi mengatakan pemasukan dari rertribusi parkir serta retribusi barang sangat besar. Pemasukan itu semestinya bisa digunakan untuk memperbaiki areal parkir sehingga retribusi yang didapat bisa lebih besar.

Direktur Perusda Jembrana  I Gusti Kade Kusuma Wijaya sebelumnya mengatakan   kalau areal parkir di belakang pasar Negara itu memang rusak parah dan dikeluhi masyarakat. Pihaknya sudah melakukan pengecekan sudah melayangkan surat ke dinas Koprindag Pemkab Jembrana untuk memohon perbaikan. Namun perbaikan katanya kewenanganya ada di dinas Koprindag. (kmb/balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.