Petugas membersihkan sampah yang ada di aliran sungai. (BP/ist)
DENPASAR, BALIPOST.com – Hari Galungan membawa dampak signifikan terhadap volume sampah di Denpasar. Kenaikannya mencapai 75 persen dari hari biasa.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar I Ketut Wisada saat dihubungi, Jumat (3/11), volume sampah pada hari normal mencapai 3.200 meter kubik. Sementara pada Galungan kali ini, jumlahnya naik hingga 75 persen.

Dikatakan, untuk mengantisipasi terjadinya tumpukan sampah pascahari raya, pihaknya melaksanakan kerja lembur untuk semua petugas kebersihan. Dalam kerja lembur tersebut Wisada mengaku melayani sebanyak 13 depo sampah yang ada di Kota Denpasar. “Kami harus menerapkan kerja lembur untuk mengangkut sampah yang ada pascahari Raya Galungan. Hal ini diharapkan tidak terjadi tumpukan sampah di trotoar dan di depo,” ujar Wisada.

Ia menjelaskan jumlah tenaga kebersihan DKP Kota Denpasar sebanyak 1.400 orang. Jumlah tenaga kebersihan tersebut masih minim, sehingga beberapa jalan protokol belum bisa dijangkau. Meski demikian masalah kebersihan bisa diatasi.

Baca juga:  Jaga Kebersihan Ubud, Warga dan Pengusaha Wajib Pilah Sampah

Selain didukung oleh tenaga kebersihan dalam mengatasi volume sampah pascapelaksanaan Galungan, pihaknya juga mengerahkan seluruh armada pengangkutan yang mencapai 45 armada. Keterbatasan armada inilah juga yang menyebabkan dilaksanakan lembur untuk pengangkutan sampah ke TPA.

Tak hanya di darat, penambahan volume sampah juga terjadi pada aliran sungai. Penambahan ini diduga karena masih adanya masyarakat di hulu yang membuang sampah ke sungai, terutama sampah hari raya. “Kita bisa lihat jenis sampah yang telah di bersihkan di sungai sebagian besar bekas canang,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat I Ketut Winarta.

Meski demikian pihaknya telah mengerahkan 80 petugas kebersihan sungai untuk membersihkan sampah-sampah yang ada di sungai. Jumlah sampah yang telah diangkut melalui sungai sebanyak tujuh meter kubik dengan mengerahkan 8 truk sampah. Ia berharap ke depannya masyarakat turut menjaga kebersihan sungai yang ada. (Asmara Putra/balipost)

BAGIKAN

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.