penataan
Objek wisata Tukad Unda, Desa Paksebali, Dawan. Ini akan terus ditata. Anggarannya sudah diusulkan ke Kemenpar. (BP/sos)
SEMARAPURA, BALIPOST.com – Pengembangan Desa Wisata Paksebali, Kecamatan Dawan terus digenjot. Mendukung itu, pemerintah desa mengusulkan permohonan bantuan anggaran miliaran rupiah ke pemerintah pusat. Itu untuk melakukan penataan objek yang sudah ada.

Perbekel Paksebali, I Putu Ariadi mengungkapkan sampai saat ini, objek wisata yang tengah di rintis, yakni Tukad Unda, objek wisata spiritual di Seganing, dan yang tengah digarap berupa wisata tracking menuju Bukit Mandean, Bukit Tangkit Putih dan Bukit Mas. Objek tersebut sudah mampu dilirik wisatawan, baik domestik maupun asing. Hal ini pun memberikan dampak positif untuk desa dan masyarakat lantaran memberikan penghasilan tambahan. “Untuk kunjungan sudah sering. Selain ke objek, juga langsung ke tempat kerajinan yang digeluti masyarakat,” ungkapnya, Kamis (21/9).

Namun demikian, penataan masih dipandang penting untuk dilakukan. Hanya, dari sisi anggaran belum sepenuhnya bisa didukung dari desa. Oleh karenanya, diusulkan permohonan bantuan ke Kementerian Pariwisata (Kemenpar) yang mencapai Rp 10 miliar. “Usulan sudah disampaikan,” jelasnya.

Baca juga:  APBN 2019 Dirancang untuk Hadapi Gejolak Global

Sesuai perencanaan, penataan dilakukan pada jalur tracking sepanjang 3 kilometer. Ini pun akan dilengkapi sejumlah fasilitas, seperti Gazebo untuk tempat berisirahat, dan beberapa kamar kecil. Khusus untuk Tukad Unda, direncanakan ada pembangunan kolam renang, panggung pementasan kesenian dan gazebo. Ini untuk mendukung kunjungan yanh mencapai ratusan orang per hari. “Untuk lahan tidak masalah. Perencanaan sudah selesai. Mudah-mudahan tahun depan bisa berjalan penataannya,” kata Ariadi.

Selain objek itu, penggalian potensi desa baik alam, kerajinan maupun seni budaya juga terus dilanjutkan. “Semakin banyak objek, dampaknya ke masyarakat akan semakin besar,” tandasnya. (Sosiawan/Balipost)

TINGGALKAN BALASAN

Please enter your comment!
Please enter your name here

CAPCHA * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.